(Taiwan, ROC) – Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan dalam beberapa tahun terakhir telah mengungkapkan aktivitas militer Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di sekitar Taiwan, serta secara eksplisit menyebutkan pemantauan aktivitas militer RRT di sekitar Dacheng Wan, Fujian dan di sekitarnya. Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng (邱國正) pada hari ini (22/9) mengatakan bahwa situasi musuh baru-baru ini tidak biasa. Selain melakukan pemantauan, MND juga akan merilis informasi secara tepat waktu. Menhan Chiu Kuo-cheng (邱國正) menambahkan bahwa berdasarkan penilaian awal, RRT melakukan latihan militer gabungan pada bulan September, dan semua informasi tersebut tengah dipantau dengan cermat oleh kami.
MND sebelumnya telah mengumumkan aktivitas militer RRT di sekitar Taiwan, selain terus mendeteksi pesawat tempur J-10, Shenyang J-16, Sukhoi Su-30, Shaanxi KJ-500, Shaanxi Y-9, dan berbagai jenis drone yang melintasi garis tengah Selat Taiwan serta zona udara barat daya dan tenggara Taiwan. Pengumuman tersebut juga secara langka menyebutkan terkait pemantauan aktivitas militer Tiongkok, termasuk pasukan artileri jarak jauh dan roket, serta aktivitas pasukan darat di sekitar Dacheng Wan, Fujian. Pihaknya pun mengkoordinasikan penggunaan pesawat misi, kapal dan sistem rudal berbasis pantai guna senantiasa menanggapi situasi tersebut.
Mengenai hal ini, Menhan Chiu Kuo-cheng (邱國正) dalam sebuah wawancara di Yuan Legislatif pada hari ini (22/9) mengemukakan, tidak secara khusus mengeksposnya, tetapi situasi musuh baru-baru ini tidak biasa. MND selain melakukan pemantauan rutin, juga akan merilis informasi secara tepat waktu, berdasarkan pada prinsip pemberian laporan yang sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Menhan Chiu Kuo-cheng (邱國正) mengatakan,《230922-02》”Terkait mengapa mereka melakukan tindakan-tindakan ini, kami memiliki analisis kami sendiri, dan situasi seperti saat ini telah dilakukan sejak lama oleh mereka (RRT). Dalam penilaian awal kami, mereka telah melaksanakan latihan militer gabungan pada bulan September, termasuk operasi di darat, laut dan udara. Semua ini sedang kami awasi, dan kami tidak ada niat untuk menyembunyikan apa pun.”
Terkait dengan keraguan dari pihak luar mengenai tidak adanya radar pengintai oleh angkatan bersenjata Taiwan, Menhan Chiu Kuo-cheng (邱國正) menolak klaim tersebut dan menekankan bahwa ada banyak cara untuk memperoleh informasi intelijen. Selain kemampuan kami sendiri, kami juga melakukan pertukaran informasi. Namun, angkatan bersenjata kami tidak bergantung pada informasi yang kami peroleh dari sumber luar, dan kami juga tidak memberikan informasi kepada pihak lain begitu saja. Dirinya berharap agar pihak luar tidak meragukan kemampuan dan sumber informasi kami.