(RTI/ANTARA) -- Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Distrik Navigasi Semarang meluncurkan smart buoy pertama di Indonesia yang merupakan kerja sama Distrik Navigasi Tanjung Emas dengan Badan Riset Inovasi Nasional dan Universitas Diponegoro.
Smart Buoy, yang merupakan pengembangan redesain prototyping pelampung suar dengan diameter 2,6 meter dan sebagai alat bantu navigasi kapal dalam pelayaran untuk menghindari kecelakaan, diluncurkan dalam acara Seminar Teknologi Kenavigasian bertajuk "Terus Melaju Untuk Transportasi Maju Melalui Inovasi Teknologi Maritim” yang digelar di Semarang.
Dikatakan, ada 5 agenda kegiatan utama dalam Seminar Tekonogi Kenavigasian yaitu peluncuran Smart Buoy, juga seminar E-Pilotage, dengan menghadirkan Narasumber dari regulator, praktisi dan akademisi.
Selain itu juga sosialisasi badan layanan umum (BLU) Distrik Navigasi Tanjung Priok dan pengalihan fungsi pengawasan BLU Distrik Navigasi Tanjung Priok ke Distrik Navigasi Tanjung Emas.
Juga peluncuran lagu CahayaNavigasi karya Distrik Navigasi Tanjung Emas sebagai instrumen sosialisasi dan edukasi keselamatan pelayaran. Serta booth pameran yang menghadirkan perkembangan informasi teknologi maritim.