(Taiwan, ROC) Pendiri FoxConn Group, Terry Gou pada hari Kamis ini (14/9) menggelar konferensi pers dn mengumumkan calon wakilnya adalah artis Lai Pei-hsia. Terry Gou mengatakan, mengandalkan pada pandangan perempuan Lai Pei-hsia, untuk menciptakan budaya gender yang lebih adil dan setara di Taiwan; mengandalkan kemampuan profesional Lai Pei-hsia untuk menciptakan komunitas yang adil dan berakhlak, dengan kemampuan komunikasi Lai membangun konsensus masyarakat Taiwan.
Terry Gou, Pendiri FoxConn Group telah mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2024, pada hari Kamis ini (14/9) mengumumkan calon Wakil Presiden Republik Tiongkok ke-16 bersama artis Lai Pei-hsia.
Terry Guo mengatakan, Lai Pei-hsia mengejar kedamaian batiniah, memiliki banyak pengalaman akademis, tidak asing dengan bidang politik, dalam beberapa tahun terakhir ini ia belajar politik di Kennedy School of Government di Universitas Harvard di Amerika Serikat. Terry Guo mengatakan, Lai Pei-hsia adalah
satu-satunya orang yang dipilih untuk menjadi wakilnya. Dia akan mengandalkan perspektif perempuan untuk menciptakan budaya gender yang lebih adil dan setara di Taiwan, menjadikan Taiwan masyarakat damai yang penuh cinta dan kasih sayang, dan membangun sebuah negara. konsensus kolektif dalam masyarakat Taiwan. Terry Gou mengatakan, “Akan memanfaatkan kemampuan profesional Lai Pei-hsia untuk menciptakan masyarakat damai "penuh cinta dan kasih sayang", juga menggunakan keterampilan komunikasinya untuk mengumpulkan konsensus kolektif masyarakat Taiwan sehingga Taiwan tidak lagi dipenuhi dengan perselisihan dan konflik internal, namun akan bergerak menuju persatuan.”
Lai mengatakan, keahlian adalah berkoordinasi dan berkomunikasi, selanjutnya apa yang perlu dilakukan adalah berkomunikasi dengan staf internal, media, partai oposisi, yang paling penting adalah berkomunikasi dengan seluruh masyarakat. Lai mengatakan, sebagai wakil, ia memiliki tugas untuk mewujudkan keinginan Terry Guo, selain jiwa kepemimpinan dalam perusahaan, semua pasti mengetahui sisi belas kasih dan ketekunan Terry Guo.
Lai menekankan, siapapun yang terpilih, di masa 4 tahun mendatang menjadi perjalanan yang sulit untuk ditempuh, asalkan semua dapat menyaksikan kerja sama antar oposisi dan Terry Guo akan terus memimpin.