(Taiwan, ROC) --- Dalam beberapa hari belakangan, cuaca di Taiwan terpantau stabil, berkisar antara cerah hingga berawan.
Para ahli cuaca menyebutkan bahwa akibat efek pendinginan radiasi (radiative cooling), suhu pada pagi hari di beberapa daerah diberitakan menyentuh level rendah (hawa sejuk).
Suhu terendah di bagian barat Taiwan selama tiga hari ini berkisar antara 22C-24C, menghadirkan rasa yang nyaman dan sedikit sejuk.
Selain itu, gelombang pertama dari “Angin Musim Timur Laut” yang membawa hawa dingin diprediksi akan mendekati kawasan Taiwan dalam beberapa hari mendatang.

Setelah tanggal 20 September 2023, ada kemungkinan gelombang pertama dari “Angin Musim Timur Laut” bergerak perlahan ke arah selatan dan mendekat ke Pulau Taiwan.
Pakar cuaca, Wu Sheng-yu (吳聖宇) menjelaskan bahwa pada hari Jumat (15/9) hingga Minggu (17/9), cuaca di Taiwan mulai dipengaruhi oleh area tepi dari tekanan tinggi Laut Pasifik, membuat kelembapan udara akan meningkat.
Ini akan memicu pengembangan konveksi (perpindahan) panas yang lebih kuat, membuat potensi turun hujan lokal menjadi lebih intens.
Bagi mereka yang berencana beraktivitas di akhir pekan, maka disarankan untuk memperhatikan perubahan cuaca ketika memasuki sore hari.
Dan setelah tanggal 20 September 2023, ada kemungkinan gelombang pertama dari “Angin Musim Timur Laut” bergerak perlahan ke arah selatan dan mendekat ke Pulau Taiwan. Namun, prediksi tentang kekuatan dan waktu angin tersebut masih belum dapat dipastikan dan perlu diamati lebih lanjut.