(Taiwan, ROC) – Delegasi Wakil Ketua Komite Militer Dewan Perwakilan Rakyat Federasi Amerika Serikat (AS), Rob Wittman datang mengunjungi Taiwan dari tanggal 31 Agustus-2 September, anggota delegasi termasuk anggota penting Komite Militer Kongres untuk Hubungan dengan Taiwan, Carlos Gimenez dan Jen Kiggans, serta dua anggota Kongres Alex Mooney dan Michael Cloud. Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen (蔡英文) dilaporkan menerima kedatangan delegasi tersebut di Istana Kepresidenan pada hari ini (1/9).
Presiden Tsai mengucapkan terima kasih kepada para anggota Kongres yang telah lama mendorong berbagai undang-undang yang bersahabat dengan Taiwan di Kongres AS, dan juga atas kunjungan mereka yang menunjukkan persahabatan dan dukungan terhadap Taiwan. Presiden Tsai menyampaikan, para anggota Kongres yang hadir adalah teman baik Taiwan yang sangat peduli dengan isu keamanan Taiwan, serta setiap tahunnya berusaha keras dalam mendorong undang-undang otorisasi pertahanan dan terus mendukung berbagai inisiatif kebijakan, guna membantu Taiwan dalam memperkuat kemampuan pertahanan sendiri serta memperdalam kerja sama keamanan antara Taiwan dan AS. Komite Militer DPR AS juga terus membantu merumuskan kebijakan pertahanan AS yang lebih kuat dan merumuskan kerangka kerja keamanan untuk mendukung aliansi dalam mempertahankan demokrasi dan kebebasan, melalui penyelenggaraan dengar pendapat, usulan undang-undang dan tindakan-tindakan lainnya.
Presiden Tsai menegaskan, dalam menghadapai ekspansi otoritarianisme, kerja sama antara mitra demokratis sangatlah penting. Taiwan berharap dapat bersama AS dan mitra-mitra demokratis lainnya untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan. Dirinya juga berharap dapat terus memperdalam hubungan ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dan AS.
Rob Wittman dalam pidatonya menyampaikan, hubungan antara Taiwan dan AS telah begitu erat sejak lama dan terus menguat. Landasan yang paling penting dari hubungan Taiwan-AS adalah nilai-nilai bersama seperti demokrasi, supremasi hukum, perkembangan teknologi dan ekonomi, serta saling percaya, bantu-membantu dan saling mneguntungkan. Kongres AS dari kedua partai sangat mendukung penguatan hubungan antara Taiwan-AS, dan memercayai jika kedua negara harus memiliki peluang bersama dalam mengembangkan peluang ekonomi. Dirinya juga berharap agar perusahaan-perusahaan dari kedua negara dapat saling berinvestasi dan saling menguntungkan.
Robt Wittman juga menyampaikan, Presiden Tsai sangat memahami jika ada negara atau kekuatan apapun yang tanpa alasan melancarkan serangan militer terhadap Taiwan, AS pasti akan memberikan respons yang tegas. AS juga memahami komitmen Taiwan terhadap pertahanan dan kemampuan pertahanan diri. Oleh karena itu, AS harus terus menyediakan penjualan senjata yang efektif kepada Taiwan guna memastikan Taiwan dapat mempertahankan dan memperkuat kemampuan pertahanan dirinya. Para anggota Kongres dari kedua partai juga sangat prihatin dengan penundaan pengiriman senjata senilai 19 miliar dolar AS ke Taiwan, serta menyatakan jika pengiriman ini harus dilaksanakan.
Dirinya juga menekankan, Taiwan dan AS sangat menghargai perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. Namun, kekuatan merupakan dasar yang paling penting untuk mempertahankannya. Hanya dengan kekuatan, kita bisa menghentikan kekuatan musuh dalam berbuat anarki di kawasan ini.