(Taiwan, ROC) – Menurut pemberitaan terbaru dari media Reuters menyebutkan, berdasarkan pemberitahuan kepada Kongres Amerika Serikat (AS), pemerintahan Joe Biden telah setuju untuk menyediakan pembiayaan militer kepada Taiwan melalui sistem “Foreign Military Financing” (FMF). Rencana ini biasanya diterapkan untuk negara-negara berdaulat.
Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan pada Kamis (31/8) menyatakan, pemerintah AS pada Selasa (29/8) telah memberitahu Kongres, jika pihaknya berencana untuk memberikan bantuan pembiayaan militer sebesar 80 juta dolar AS kepada Taiwan melalui sistem FMF. Langkah ini berdasarkan pada “Undang-Undang Hubungan Taiwan” dan “Enam Jaminan” yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan, serta berkontribusi pada stabilitas dan perdamaian regional. MND mengungkapkan rasa terima kasih, namun tidak memberikan rincian lanjut terkait hal tersebut.
Kemenlu pada hari Kamis (31/8) merespons, pemerintah Joe Biden memberikan bantuan militer tanpa imbalan, membantu Taiwan mendapat perlengkapan senjata, pihaknya sangat mengapresiasi AS yang memenuhi janji kepada Taiwan yang berlandaskan pada UU hubungan Taiwan dan Enam Jaminan. Juru Bicara Kemenlu Jeff Liu (劉永健) mengatakan, “Kemenlu mengapresiasi Amerika berlanjut memenuhi janji menjaga keamanan Taiwan yang berlandaskan pada UU hubungan Taiwan dan Enam Jaminan.”
Ini merupakan kali pertama bagi Negeri Paman Sam memberikan bantuan pembiayaan militer kepada Taiwan, dan juga merupakan bantuan militer khusus ke-2 dari AS kepada Taiwan setelah pada akhir bulan Juli, Joe Biden menggunakan wewenang alokasi dana presidensial untuk memberikan bantuan militer.
Seorang pejabat dari Departemen Luar Negeri AS telah mengonfirmasi pemberitahuan kepada Kongres tersebut, dan menyatakan jika keputusan untuk memberikan bantuan FMF kepada Taiwan tidak mengindikasikan adanya perubahan dalam kebijakan AS.
Meski demikian, langkah ini diperkirakan akan menyulut kemarahan pemerintah Beijing. Sebelumnya, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) telah mengeluhkan bantuan militer kepada Taiwan yang diberikan oleh pihak AS. Kementerian Pertahanan RRT mengemukakan, militer AS harus menghentikan segala bentuk “kolusi milter” dengan Taiwan.