History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertama Kali AS Beri Dana Bantuan Militer, Dana Senilai US$ 80 Juta Untuk Taiwan

  • 31 August, 2023
  • 鄭蕙玲
Pertama Kali AS Beri Dana Bantuan Militer, Dana Senilai US$ 80 Juta Untuk Taiwan
Sistem IRST hasil pengembangan dari Lockheed Martin (foto : chinatimes.com)

(Taiwan,ROC) Pemerintah AS (30/8) mengumumkan menyediakan dana sebesar US$ 80 juta untuk urusan militer Taiwan, guna memperkuat kemampuan pertahanan nasional Taiwan. Ini merupakan dana pinjaman militer perdana yang disiapkan untuk Taiwan, juga menjadi Presiden Joe Biden pada akhir Juli mengaktifkan penyisihan dana untuk urusan militer Taiwan, untuk kedua kalinya bantuan militer khusus AS untuk Taiwan.

Dana bantuan militer paling awal diberitakan oleh Associated Press (AP) , juru bicara Kemenlu AS membeberkan kepada CNA bahwa, pada tanggal 29 Agustus pemerintah AS secara resmi memberitahu kepada kongres AS, direncanakan dana bantuan urusan militer untuk Taiwan sebesar US$ 80 juta, untuk pertama kalinya AS menyediakan Foreign Military Financing (FMF) kepada Taiwan.

Jubir mengatakan, dana militer ini memenuhi kebijakan hukum hubungan Taiwan dan konsep yang dipegang AS yakni Prinsip Satu Tiongkok, tidak ada perubahan. AS menyediakan layanan dan peralatan pertahanan diri untuk Taiwan, untuk menjamin agar kemampuan pertahanan nasional Taiwan tercukupi. Perdamaian dan stabilitas Laut Taiwan sejalan kepentingan AS di masa jangka panjang, sangat penting untuk menjaga keamanan dan kemakmuran kawasan regional.

Berlanjut dengan pernyataan dari Ketua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS, Micheal McCaul, dirinya sangat optimis dengan pemerintahan Joe Biden, lintas partai dalam mewujudkan “Taiwan Enhanced Resilience Act”.

Mencakup Taiwan Enhanced Resilience Act dalam Undang-undang Otorisasi Pertahanan Nasional NDAA FY2023, memberi wewenang kepada parlemen AS selama periode 2023-2027, setiap tahun memberikan bantuan militer sebesar US$ 2 milyar.

Michael McCaul mengatakan, persiapan militer ini tidak hanya membantu pertahanan diri Taiwan dan negara demokrasi lainnya, tetapi juga memperkuat tindakan menghadang dari AS, menjamin keamanan negara, menghindari ancaman RRT yang kian provokatif.

Terkait dengan hal ini, Koordinator Komunikasi Strategis Badan Keamanan Nasional AS, John Kirby menyampaikan AS serius memenuhi janji melaksanakan hukum hubungan Taiwan, berlanjut mendukung pertahanan nasional Taiwan. Dalam wewenang berbeda, pemerintah AS memenuhi komitmen ini dan mempelajari penerapan yang sesuai.

Pada 28 Juli Presiden Joe Biden perdana mengumumkan diaktifkannya presidential drawdown authority, menyediakan dana bantuan kepada Taiwan sebesar US$ 345 juta. Badan Kerja Sama Pertahanan Keamanan AS (DSCA) pada 23 Agustus mengumumkan, kongres AS telah meloloskan penjualan senjata kepada Taiwan, akan menjual sistem Infrared Search and Track pesawat tempur F16 dan perlengkapannya, diprakirakan bernilai US$ 500 juta, menjadi penjualan senjata yang diloloskan pemerintahan Joe Biden untuk ke-11 kalinya.

Komentar

Terbarumore