History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wapres Lai Berharap Taiwan dan Jepang Bisa Bersama-sama Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Indo-Pasifik

  • 21 August, 2023
  • 陳志勇
Wapres Lai Berharap Taiwan dan Jepang Bisa Bersama-sama Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Indo-Pasifik
Wakil Presiden Lai Ching-te (賴清德) (tengah) menyambut kunjungan Kelompok Studi Luar Negeri dari Divisi Pemuda Partai Demokratik Liberal (LDP) Jepang di Kantor Kepresidenan pada hari Senin pagi. (Foto: Kantor Kepresidenan)

(Taiwan, ROC) - Wakil Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengharapkan hubungan perdagangan antara Taiwan dan Jepang bisa terus berkembang ke titik tertinggi yang baru, dan kedua negara bisa bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Wapres mengungkapkan harapan tersebut saat menyambut kunjungan Kelompok Studi Luar Negeri dari Divisi Pemuda Partai Demokratik Liberal (LDP) Jepang di Kantor Kepresidenan pada hari Senin pagi.

Lai mengatakan, “Volume perdagangan (antara Taiwan dan Jepang) telah mencapai US$82,2 miliar. Ini adalah rekor tertinggi, dan kami berharap dapat terus diperkuat lagi di masa mendatang. Yang lebih penting, kita harus bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik, membawa kemakmuran dan kemajuan bagi negara-negara di kawasan ini dan seluruh dunia.” 《外230821-04-賴清德(男)28"》

Wapres menyambut kunjungan rombongan dari Divisi Pemuda LDP, memuji anggotanya sebagai masa depan Jepang, juga berharap hubungan eratnya dengan partai berkuasa di Taiwan yakni Partai Progresif Demokratik (DPP) bisa terus dikembangkan.

Direktur Divisi Pemuda Suzuki Norikazu, sementara itu, melukiskan hubungan Taiwan-Jepang sebagai hubungan persahabatan tulen dan menegaskan bahwa Taiwan adalah mitra sangat penting bagi Jepang; dan dalam isu Asia Pasifik, Suzuki mengatakan bahwa perdamaian di Selat Taiwan sangat penting bagi stabilitas Jepang dan dunia.

Kelompok Studi Luar Negeri dari Divisi Pemuda LDP Jepang kali ini terdiri dari 65 anggota. Mereka tiba di Taiwan pada tanggal 20, dan dijadwalkan berkunjung sepanjang empat hari hingga tanggal 23.

Komentar

Terbarumore