(Taiwan, ROC) – Wakil Presiden Taiwan, William Lai (賴清德) pada Selasa (15/8) waktu setempat, menghadiri upacara pelantikan Presiden baru Paraguay, Santiago Peña Palacios dan berinteraksi dengan sejumlah kepala negara lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Wapres Lai mengungkapkan jika dirinya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan Taiwan sebagai negara demokratis, bebas dan peduli hak asasi manusia. Dirinya juga menegaskan komitmen Taiwan terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik, dengan harapan dapat berkontribusi bagi komunitas internasional.
Wapres Lai dengan status sebagai utusan khusus menghadiri upacara pelantikan Presiden baru Paraguay, Santiago Peña Palacios pada tanggal 15 Agustus waktu setempat. Sebelum upacara pelantikan dimulai, Wapres Lai berinteraksi dan berfoto bersama dengan Presiden Argentina Alberto Ángel Fernández, Presiden Chili Gabriel Boric, Presiden Bolivia Luis Arce, Presiden Uruguay Luis Lacalla Pou di ruang istirahat. Di lokasi upacara pelantikan, Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat Deb Haaland secara khusus mendekati Wapres Lai guna berbicara dan bersilaturahmi. Kemudian Kepausan juga dikabarkan turut mendekat dan memberikan salam kepada Wapres Lai. Setelah upacara selesai, Wapres Lai berbicara dengan Raja Spanyol Felipe VI dan berinteraksi dengan Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva.
Selain itu, Presiden Peña dalam pidato pelantikannya secara khusus menyebutkan Taiwan, dan menyatakan jika mereka bukan hanya sekedar sekutu, tetapi juga “sahabat diplomatik”. Wapres Lai menunjukkan, baik mantan Presiden Mario Abdo Benítez yang baru saja melepaskan jabatannya maupun Presiden Peña sendiri terus-menerus menekankan rasa terima kasih mereka kepada Taiwan, serta mempromosikan pentingnya membangun hubungan diplomatik yang kuat dengan Taiwan. Dalam beberapa kegiatan terkait pelantikan, Presiden Peña bahkan menginstruksikan agar Wapres Lai dapat duduk di tempat yang paling dekat dengannya, bahkan dalam jamuan makan siang, Wapres Lai diundang untuk duduk di meja utama. Bahkan masyarakat umum juga berbicara kepada Wapres Lai guna menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada Taiwan, hal ini sangat menyentuh hati Wapres Lai karena ini merupakan hasil jerih payah dan usaha banyak orang.