(Taiwan, ROC) – Taifun kelima tahun ini, Taifun Doksuri berada di 550 kilometer tenggara Tanjung Eluanbi pada pukul 11:00 siang ini (25/7) dan terus bergerak ke barat laut. Radius badai tetap berada di kisaran 280 kilometer dan kecepatan angin maksimum di pusat badai masih berada di 48 meter per detik. Biro Klimatologi Sentral (CWB) juga mengeluarkan peringatan topan di darat untuk Semenanjung Hengchun pada pukul 14:30.
Perdana Menteri Taiwan Chen Chien-jen (陳建仁) pergi ke Pusat Tanggap Darurat Bencana (CEOC) untuk meninjau persiapan menghadapi Taifun Doksuri siang ini sekaligus berpartisipasi dalam rapat kerja kedua. Dia melakukan pertemuan daring dengan CEOC dari enam kabupaten/kota, yaitu Hualien, Taitung, Kaohsiung, Tainan, Penghu, dan Pingtung, untuk memahami persiapan penanggulangan bencana dari pemerintah pusat dan daerah.
Chen Chien-jen mengungkapkan, Taifun Doksuri akan berdampak paling parah di Taiwan pada 26-28 Juli. CWB memprediksi, taifun kali ini akan membawa angin kencang dan hujan lebat setara dengan taifun tingkatan sedang saat mendekati Taiwan. Seluruh Taiwan harus bersiaga menghadapi dampaknya, terutama wilayah timur dan barat daya.
Chen Chien-jen juga secara khusus meminta Kementerian Transportasi untuk merencanakan langkah-langkah penyesuaian karena Topan Doksuri diperkirakan akan menyebabkan dampak pada transportasi darat, laut, dan udara selama masa liburan musim panas. Kementerian Transportasi harus membuat rencana pengamanan dan meningkatkan pemeliharaan untuk sistem transportasi umum, seperti kereta api berkecepatan tinggi, kereta api biasa, MRT, jalan raya, dan penutupan akses lereng.
Untuk daerah-daerah yang berada di wilayah peringatan banjir dan rawan banjir, harus mengawasi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa sistem drainase dan saluran air berfungsi dengan baik. Mereka harus mempersiapkan alat pompa cadangan, stasiun pemompaan air, dan persiapan untuk mengatasi banjir sesuai dengan situasi hujan dan memberikan dukungan tepat waktu kepada pemerintah daerah.
Selain itu, Chen Chien-jen juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat pertahanan dan pengamanan untuk papan reklame, iklan, pagar pembatas, pohon di pinggir jalan, papan perancah, serta peralatan lainnya. Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak pergi ke pantai untuk melihat pasang surut air atau bermain di air, serta tidak mendaki gunung.