(Taiwan, ROC) -- Komite Perdagangan Internasional Eropa mengelar rapat dengar membahas masalah terkait perdagangan dan investasi Taiwan dan Eropa, kali ini untuk perdana mengundang legislator Taiwan selaku pembicara utama. Legislator Cynthia Wu (吳欣盈) yang mewakili Yuan Legislatif menyerukan, melalui perjanjian bilateral Taiwan – Eropa secara resmi melakukan kerja sama ekonomi dan perdagangan, dengan demikian Uni Eropa dapat semakin memperluas strateginya.
Ini adalah untuk perdana legislative Taiwan melakukan rapat resmi dengan Parlemen Eropa, yang merupakan kelanjutan dari kunjugnan Committee on International Trade ke Taiwan pada tahun lalu, yang sempat meminta Ketua Yuan Legislatif Taiwan You Si-kun mengusung serta memperkuat pertukaran kongres kedua belah pihak.
Bersamaan dengan itu, dalam sidang parlemen Eropa kali ini juga menghasilkan beberapa kesepakatan, dengan agresif meminta komite Eropa untuk secepatnya membahas dan menandatangani perjanjian perdagangan ekonomi bilateral dengan Taiwan, untuk itu sekembalinya dari Taiwan mereka semakin agresif mempersiapkan rapat dengar kali ini untuk membahas penandatanganan perjanjian Taiwan – Uni Eropa, dan melalui kesepakatan rapat berhasil menyetujui pengutusan anggota legislator untuk hadir dalam rapat.
Perwakilan yuan legislatif yang hadiri kali ini yang merupakan legislator non wilayah dari Partai Rakyat Taiwan (Taiwan People's Party/TPP) Cynthia Wu yang untuk perdana memberikan analisa kekuatan ekonomi Taiwan, mengemukakan apabila Taiwan sebagai anggota Uni Eropa, maka akan menempati urutan ke-6 untuk perekonomian dan urutan kelima dalam populasi penduduk.
Selain itu, sekitar 50% dari kontener pengirima barang global melalui Selat Taiwan, sekitar 60% produk semikonduktor datangnya dari Taiwan, indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International)Taiwan selalu memberikan prestasi baik dalam jangka panjang ini.
Untuk kesepakatan ekonomi, saat ini Taiwan telah memiliki Bilateral Investment Agreement (BIA) atau Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA), penandatanganan terakhir pada tahun 2019 dengan Vietnam, sekarang ini tengah membahas penandatanganan perjanjian bilateral dengan Amerika Serikat dan Kanada.