(Taiwan, ROC) Kemenlu menggelar kegiatan “ Industri Dirgantara Pertahanan Keamanan Nasional” yang melibatkan pengusaha pada tanggal 7-9 Juli 2023, mengundang 25 kedutaan dan kantor perwakilan negara luar di Taiwan berkunjung ke Kaoshiung Pingtung untuk memahami kekuatan inovasi baru Taiwan terkait “pertahanan dirgantara”. Kemenlu mengatakan, rata-rata semua utusan duta perwakilan menyampaikan banyak hal yang dipelajari mereka, di masa mendatang mengembangkan kerja sama pemerintah dua belah pihak dan peluang kerja sama dengan pengusaha akan sangat bermanfaat.
Pers rilis yang disampaikan Kemenlu, kunjungan kali ini termasuk ke perusahaan PilotGaea yang pernah memperoleh Smart Taipei Innovation Award, produsen kapal skala terbesar di Taiwan “Taiwan Internasional Shipbuilding Corp.”, perusahaan perintis kedirgantaraan “ The Aerospace Industrial Development Corp.(AIDC), dan perusahaan pesawat tak berawak Taiwan “Taiwan UAV”.
Kemenlu mengharapkan melalui kunjungan nyata agar kedutaan dan perwakilan luar negeri mampu memahami situasi perkembangan dalam negeri terkait pembuatan kapal, pesawat tak berawak atau aplikasi AR/VR dan lainnya, hal ini menunjukkan industri pertahanan dirgantara Taiwan yang kompetitif dan berharap dapat menciptakan semakin banyak kesempatan kerja sama industri di masa mendatang.
Kunjungan ini didampingi oleh Menlu Joseph Wu, mendorong agar setiap perwakilan yang berpartisipasi dalam kunjungan ini dapat memahami, menambah wawasan, memediasi industri Taiwan berkualitas dengan dunia internasional, meningkatkan visibilitas perusahaan go-internasional, berharap dapat mendorong pertukaran bisnis internasional, memperlaju konektivitas produsen Taiwan dengan dunia internasional.
Menlu Joseph Wu mengharapkan agar di bawah promosi kebijakan “6 pokok industri strategis” dan “program industri kreatif 5+2”, membangun Taiwan menjadi kota “dirgantara” dan “pertahanan” yang penting, mampu memberikan momentum revitalisasi ekonomi pasca pandemi yang sejajar dengan tren kerja sama industri internasional.