History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Terpilih Paraguay Akan Mengunjungi Taiwan Selama Lima Hari Sebelum Menjabat

  • 10 July, 2023
  • 陳志勇
Presiden Terpilih Paraguay Akan Mengunjungi Taiwan Selama Lima Hari Sebelum Menjabat
Santiago Peña (tengah) melambaikan tangan di sebelah istrinya Leticia Ocampos (kanan) di markas besar Partai Colorado di Asuncion, Paraguay, tidak lama setelah memenangkan pemilihan presiden Paraguay menurut penghitungan resmi awal pada 30 April , 2023. (Foto: Reuters)

(Taiwan, ROC) - Presiden terpilih Paraguay, Santiago Peña akan mengunjungi Taiwan selama lima hari dari Selasa hingga Sabtu ini sebelum resmi menjabat bulan depan, demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada hari Minggu.

Melalui sebuah siaran pers, MOFA mengatakan bahwa sebuah delegasi yang terdiri dari sejumlah pejabat tertunjuk dalam pemerintah baru Paraguay yang akan segera dibentuk akan mendampingi Peña dalam kunjungan kali ini, termasuk Rubén Ramírez Lezcano yang akan menjabat sebagai menteri luar negeri, Lea Giménez Duarte yang akan mengepalai sekretariat kepresidenan, Carlos Fernández Valdovinos yang ditunjuk sebagai menteri keuangan, dan Francisco Javier Giménez García de Zúñiga yang akan menjadi menteri industri berikutnya.

MOFA melanjutkan, selama kunjungan lima harinya, Peña akan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), Wakil Presiden Lai Ching-te (賴清德), Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮), Menteri Ekonomi Wang Mei-hua (王美花) dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Hsueh Jui-yuan (薛瑞元).

Para anggota delegasi juga akan mengunjungi National Taiwan University of Science and Technology serta LSM World Vision Taiwan yang berbasis di Taipei, dan akan menghadiri sejumlah forum dengan perwakilan bisnis lokal, tambah MOFA.

Menurutnya, perjalanan Peña menjelang pelantikannya pada 15 Agustus bertepatan dengan peringatan 66 tahun penjalinan hubungan diplomatik Republik Tiongkok (Taiwan) dan Paraguay pada 12 Juli 1957, membuatnya semakin bermakna dalam mempererat hubungan bilateral jangka panjang. 

Santiago Peña, seorang ekonom berusia 44 tahun dan mantan menteri keuangan yang telah berjanji untuk mempertahankan enam dekade hubungan diplomatik Paraguay dengan Taiwan, meraih 43% suara dalam pemilihan presiden 30 April, mengalahkan saingan kiri-tengahnya Efrain Alegre, yang telah berkampanye dengan janji untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Taipei guna menjalin hubungan dengan Beijing.

Kemenangan Peña meredakan kekhawatiran bahwa Taiwan akan kembali kehilangan sekutu diplomatik. Jumlah negara yang mempertahankan hubungan formal dengan Taiwan telah menyusut menjadi 13 dalam beberapa tahun terakhir di tengah upaya Tiongkok untuk memburu negara-negara sekutu Taiwan. Paraguay kini adalah satu-satunya negara di Amerika Selatan yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Komentar

Terbarumore