(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen ketika menerima kunjungan delegasi dari Foundation for Defense of Democracies pada hari ini (15/6) mengatakan, Taiwan telah menjadi kunci utama di masyarakat internasional, stabilitas perdamaian di selat Taiwan yang menjadi kunci penting dalam menjaga ketertiban internasional terlebih dalam menghadapi ekspansi otoritarianisme yang mengancam demokrasi global.
Presiden Tsai menyampaikan, Taiwan berada di garda pertahanan demokrasi, dan terus meningkatkan kemampuan pertahanan diri, secara khusus terus melalui berbagai kerja sama dengan lembaga dan negara yang memiliki kesepahaman yang serupa; bersamaan dengan itu juga berharap bersama dengan dunia internasional membangun pilar demokrasi yang semakin kokoh agar dunia dapat semakin aman dan makmur.
Presiden mengatakan, “Seperti kerangka pelatihan dan kerja sama global GCTF, ini menjadi platform pertukaran penting kami dengan negara demokrasi. Pada awal bulan ini, pertama kali merangkum penandatanganan prakarsa perdagangan Taiwan AS abad 21, ini adalah perjanjian perdagangan terlengkap antara Taiwan dan Amerika Serikat dalam 40 tahun terakhir, kami akan berlanjut mengeksplorasi lebih banyak kerja sama pada landasan yang baik ini.”
Ketua Foundation for Defense of Democracies (FDD) yang adalah mantan Wakil Konsultan Pertahanan Keamanan AS Matt Pottinger dalam pidatonya menyampaikan, Ukraina memberikan inspirasi kepada Taiwan bahwa pencegahan lebih penting daripada perang, rumus untuk pencegahan yang efektif adalah “tekad kemampuan X” yaitu memadukan senjata tempur asimetris, pelatihan dan strategi dengan dikombinasikan keberanian, kepercayaan diri dan keinginan untuk bertarung.
Matt Pottinger mengatakan , “Taiwan tengah mengarah ke langkah penting, membangun satu ekosistem sosial dan budaya yang dapat mengintimidasi, memastikan awal dan akhir Taiwan adalah penjaga demokrasi masyarakat di garis terdepan, bukan tumbal dari mempertahankan kebebasan dan demokrasi.”
Rombongan delegasi yang terdiri dari Ketua FDD Mark Dubowitz dan mantan Penasihat Pertahanan dan Keamanan Jacob Nagel dan lainnya.melakukan kunjungan hingga besok 16 Juni 2023.