(Taiwan, ROC) – Guru saham Amerika Serikat Warren Buffet baru-baru ini menunjukkan bahwa ancaman Daratan Tiongkok terhadap demokrasi Taiwan, membuat Taiwan menjadi tempat yang berbahaya untuk melakukan bisnis. Dalam wawancara eksklusif dengan Washington Times, perwakilan Taiwan untuk Amerika Serikat (AS), Hsiao Bi-khim (蕭美琴) menekankan bahwa kemakmuran Taiwan akan terus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan tidak tergantikan dalam kemakmuran global.
Dalam wawancara di upacara penyerahan Perahu Hai Xiong (海雄) Badan Administrasi Bea Cukai Taiwan tanggal 12 Mei, Perdana Menteri Taiwan, Chen Chien-jen (陳建仁) menyampaikan bahwa Taiwan memang berada dalam tekanan ancaman sipil dan militer, tapi masih tetap berupaya meningkatkan kemampuan Komando Angkatan Laut dan kekuatan penjaga militer dan pertahanan, bekerja sama dengan Aliansi Demokrasi untuk mempromosikan keterbukaan dan perdamaian di wilayah Indo-Pasifik. Oleh karena itu, berinvestasi di Taiwan merupakan cara terbaik untuk mendapatkan stabilitas dan kemakmuran secara global. PM Chen Chien-jen (陳建仁) mengatakan, “melindungi Taiwan, berinvestasi di Taiwan, sesungguhnya merupakan cara terbaik untuk menstabilkan wilayah kita. Jika kita bisa memastikan stabilitas Taiwan, memastikan kemakmuran Taiwan, maka seluruh dunia juga akan makmur. Dengan kata lain, kemakmuran Taiwan tidak dapat dipisahkan dan tidak tergantikan dalam kemakmuran global.”
Chen Chien-jen juga berterima kasih kepada Hsiao Bi-khim atas kontribusinya dalam memperdalam hubungan Taiwan-AS dan menekankan bahwa Taiwan merupakan garis depan kubu demokrasi, dan selalu bekerja keras untuk memperkaya kemampuannya, serta melakukan yang terbaik untuk mencegah aneka hal yang dapat merusak perdamaian regional. Jika investasi di Taiwan dapat menjadi stabil, saya percaya bahwa perkembangan ekonomi dunia akan menjadi lebih baik.