(Taiwan, ROC) --- Komentar dari Anggota Kongres AS, Seth Moulton, yang mengatakan bahwa AS akan meledakkan perusahaan TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company), menimbulkan perhatian banyak masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri (MOFA), Joseph Wu (吳釗燮) menyampaikan, jika diperhatikan dengan seksama pada bagian pengantar dan penutup, maka pernyataan dari Seth Moulton akan berbeda dengan yang sudah diberitakan oleh media. Dan dapat disimpulkan bahwa Tiongkok saat ini tengah menyerang Taiwan, dengan cara melancarkan perang kognitif.
Beberapa hari lalu, anggota Kongres AS mengeluarkan pernyataan bahwa AS akan meledakkan TSMC, jika Tiongkok menyerang Taiwan.
Menteri Joseph Wu menyampaikan, pernyataan ini ditafsir dengan beragam interpretasi. Pihak media harus lebih teliti dan seksama dalam menyikapinya, karena ini adalah bagian dari perang kognitif yang tengah dilancarkan Tiongkok.
Tiongkok menggabungkan banyak pendapat yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan hal ini, kemudian mencampur-aduk dan menyajikan ke dalam satu berita. Dengan demikian, terkesan bahwa banyak pihak di AS yang mendukung gagasan untuk meledakkan TSMC.
Menteri MOFA mengatakan, “Jika Anda memeriksa dengan cermat perihal pihak-pihak yang diungkit oleh Tiongkok, kemudian ditafsir secara luas hingga perihal akan meledakkan TSMC, saya rasa semua orang akan sampai pada kesimpulan bahwa Tiongkok tengah melancarkan perang kognitifnya terhadap Taiwan. Jika Anda membaca dengan seksama bagian pengantar dan penutup dari Seth Moulton, maka Anda akan menemukan hal yang berbeda dengan apa yang Anda ingin tanyakan.”
Di lain pihak, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken merilis pernyataan “Partisipasi Taiwan dalam WHA sebagai Pengamat”, yang mendorong WHO untuk mengundang Taiwan hadir dalam Majelis Kesehatan Dunia. Blinken meminta kepada WHO agar Taiwan diikutsertakan untuk bergabung membahas isu kesehatan global.
Menanggapi hal di atas, Menteri MOFA menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Blinken yang selama 3 tahun berturut-turut telah memberikan dukungannya terhadap masyarakat Taiwan.
Menteri Joseph Wu melanjutkan, dukungan dari negara yang memiliki prinsip serupa dengan Taiwan adalah hal yang penting bagi Taiwan untuk memperjuangkan partisipasinya dalam agenda WHA. “Bersama dengan AS, Taiwan juga tengah melobi negara-negara sepaham dan sehaluan,” terang Menteri Joseph Wu.
Ia mengatakan, “Kami berharap dapat terus menarik perhatian lebih banyak negara untuk mendukung partisipasi Taiwan di WHO. Negara-negara sekutu juga sudah menyatakan kesediaannya untuk membantu kami. Kami di lain pihak tengah mempersiapkan seluruh kemungkinan yang ada. Saya harap dukungan yang diperoleh Taiwan pada tahun ini adalah yang terbanyak dalam sejarah.”
Di samping itu, Menteri MOFA menambahkan, negosiasi Inisiatif Perdagangan Taiwan – AS untuk Abad ke-21 berlangsung lancar. Dirinya berharap perjanjian penandatanganan Daftar Penerimaan Awal dapat terlaksana sesegera mungkin.