History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOU Kerja Sama Inggris-Italia, Tegaskan Pentingnya Stabilitas dan Perdamaian di Selat Taiwan

  • 28 April, 2023
  • 陳柏萇
MOU Kerja Sama Inggris-Italia, Tegaskan Pentingnya Stabilitas dan Perdamaian di Selat Taiwan
MOU Kerja Sama Inggris-Italia, Tegaskan Pentingnya Stabilitas dan Perdamaian di Selat Taiwan

 (Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada 27 April melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dan menandatangani nota kesepahaman kerja sama, di mana keduanya menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, serta menentang perubahab status quo secara sepihak.

Nota Kesepahaman (MOU) tersebut juga menyebutkan, baik Inggris dan Italia mendorong penyelesaian isu Selat Taiwan secara damai, yakni dengan tidak menggunakan atau mengancam akan menggunakan kekuatan, serta tidak menggunakan metode yang mengancam dan memaksa.

Menurut MOU tersebut, Inggris dan Italia akan saling berkoordinasi dan bekerja sama untuk menjaga tata tertib internasional berbasis aturan, “terutama dalam menghadapi tantangan dari negara pelaku”. Inggris dan Italia akan bekerja sama dengan negara-negara mitra guna mengendalikan pertarungan dan persaingan sistemik yang semakin hari semakin meningkat, serta memperkuat keamanan dan ketahanan ekonomi bersama.

MOU tersebut juga menunjukkan, Inggris dan Italia akan terus mengungkapkan kepedulian mereka akan pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan kekerasan yang terjadi di Xinjiang dan Tibet, serta pengurangan hak, kebebasan, dan otonomi di Hong Kong oleh pihak Negeri Panda. Inggris dan Italia juga menghimbau Negeri Tirai Bambu untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), “termasuk untuk tidak memberikan dukungan kepada Rusia dalam perang ilegal di Ukraina.”

Namun, Inggris dan Italia menyatakan kesediaan mereka untuk bekerja sama dengan Negeri Tirai Bambu dalam isu-isu dan tantangan global seperti perubahan iklim, keanekaragaman hayati, kesetaraan gender, dan kesehatan global.

Komentar

Terbarumore