(Taiwan, ROC) Perdana Menteri Chen Chien-ren pada hari ini (27/4) menghadiri acara penghargaan pekerja teladan nasional dan menyampaikan, pekerja adalah pahlawan kemajuan bangsa di balik layar. Melalui berbagai kebijakan pendukung, pemerintah memberikan tempat kerja yang layak, stabil, aman agar pekerja dapat bekerja dengan tenang.
Sebelum acara penghargaan yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan ini berlangsung, diawali dengan mengheningkan cipta, mendoakan korban kasus kebakaran di pabrik Lian Hwa Foods yang terjadi beberapa hari yang lalu, selanjutnya diisi dengan penyerahan piala penghargaan dan dijadwalkan besok (28/4) didampingi Menteri Ketenagakerjaan Hsu Ming-chun (許銘春)bertemu Presiden Tsai Ing-wen di Istana Kepresidenan.
Dalam sambutan PM Chen Chien-ren menyampaikan, pekerja adalah penyokong pembangunan ekonomi, juga merupakan pahlawan di balik layar untuk kemajuan berkelanjutan, sangat mengapresiasi kontribusi pekerja untuk pembangunan nasional dan ekonomi. Selain itu, Taiwan yang telah membuka pintu penempatan pekerja migran selama 30 tahun berjalan, pekerja migran yang mengarungi samudra datang ke Taiwan untuk menjaga keluarga masyarakat Taiwan, menjadi bagian produktivitas yang sangat penting dalam konstruksi infrastruktur, maka dari itu pemilihan pekerja migran juga diberikan pada tahun 2021, tanpa membedakan kewarganegaraan mereka juga diakui sebagai pekerja teladan.
PM Chen Chien-ren mengatakan, tahun ini ada 56 pekerja yang mendapat predikat sebagai pekerja teladan nasional, mereka berdiri kokoh dan fokus dalam tugas pekerjaan, melakukan pekerjaan penuh semangat dan performa kerja yang memuaskan juga membuat orang kagum. Di Taiwan selama pandemi COVID-19 ekonomi di Taiwan tetap mengalami pertumbuhan, ini merupakan hasil keras kerja dari para pekerja dari berbagai industri, maka pemerintah akan memberikan lingkungan kerja yang stabil, aman dan tenang melalui kebijakan yang diterapkan sebagai pendorong bagi pekerja.
Menaker Hsu Ming-chun mengatakan, pembangunnan sosial dan ekonomi, peran pekerja sangat penting, dedikasi tenaga medis tanpa pamrih baru dapat melawan virus, ada teknisi yang bekerja di garda terdepan untuk menganalisis, baru ada kehidupan dengan teknologi yang semakin maju, setiap orang melakukan pekerjaannya secara profesional dengan tulus maka negara baru dapat maju berkembang. Di samping itu, kini jumlah pekerja migran asing di Taiwan sudah melampaui 730.000 orang, mereka merantau jauh dari keluarganya bekerja di Taiwan, hal ini sangat bermanfaat sekali untuk Taiwan.
Menaker Hsu mengemukakan, Kementerian Ketenagakerjaan selalu menyisipkan keselamatan kerja sebagai salah satu kebijakan penting, di masa depan akan berlanjut meninjau penerapan keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja perusahaan, juga mengimbau agar perusahaan selalu mengutamakan keselamatan kerja, berangkat kerja dan pulang kerja dengan selamat.
Ada 5 pekerja migran asing yang dinobatkan sebagai pekerja teladan nasional tahun 2023, diantaranya Pham Thi Yen dan Vi Van Tu (Vietnam), Jeffrey Papa Opriasa(Filipina), Udsuk Surachai(Thailand), Atik Arika (Indonesia). Vi Van Tu bekerja di institusi perawatan medis sebagai perawat, dia mampu berkomunikasi baik dengan pasien jompo. Dalam tugas pekerjaannya mendapat pengakuan dan dipercayai oleh pasien maupun keluarga pasien.