History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Simulasi Militer Tiongkok di Laut Kuning, Ko Wen-je: Tidak Bermanfaat Bagi Hubungan Lintas Selat

  • 18 April, 2023
  • 尤繼富
Simulasi Militer Tiongkok di Laut Kuning, Ko Wen-je: Tidak Bermanfaat Bagi Hubungan Lintas Selat
Simulasi Militer Tiongkok di Laut Kuning, Ko Wen-je: Tidak Bermanfaat Bagi Hubungan Lintas Selat 圖:CNA

(Taiwan, ROC) --- Otoritas Tiongkok mengumumkan pihaknya akan menggelar “Kegiatan Militer Skala Besar” di perairan Laut Kuning. Menanggapi hal tersebut, Ketua Partai TPP (Taiwan People’s Party) – Ko Wen-je (柯文哲) beranggapan bahwa hal ini tidak akan berdampak positif bagi hubungan lintas selat, malah akan memperburuk.

Pada tanggal 17 April 2023 malam hari (waktu Taipei), otoritas maritim Tiongkok mengumumkan, pihak militer Tiongkok akan menggelar “Kegiatan Militer Skala Besar” di perairan Laut Kuning pada tanggal 18 April 2023, pukul 09:00 hingga 12:00.

Ini adalah simulasi kesekian kalinya oleh Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, setelah Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) bertemu dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy, saat melakukan transit di AS kemarin.

Saat ditemui di sela-sela kunjungannya di Washington, AS, Ketua Partai TPP Ko Wen-je menyampaikan, aksi yang dilakukan Tiongkok tidak akan memperbaiki hubungan lintas selat. “Jarak wilayah yang memisahkan antara kedua sisi selat tidak akan pernah berubah, tetapi jarak antara hati kedua warga sangat bervariasi. Tiongkok tentu harus memahami fakta ini,” ujar Ko We-je.

Hari ini, Ko Wen-je resmi memulai perjalanannya mengunjungi Washington, AS. Kamar Dagang AS – Taiwan menjadi tempat pemberhentian pertama Ko We-je. Di sini, dirinya akan bertukar pandangan dengan komunitas pebisnis lokal dan kalangan akademisi perihal topik ekonomi perdagangan.

Selain itu, beberapa pihak juga hadir dalam pertemuan bersangkutan, meliputi perwakilan produsen peralatan produksi semikonduktor Belanda ASML dan Direktur Senior wadah pemikir Project 2049 Institute Ian Easton.

Perkembangan semikonduktor Taiwan telah menjadi fokus perhatian dunia internasional dalam beberapa tahun belakangan. Menanggapi fenomena ini, Presiden Kamar Dagang AS – Taiwan, Rupert Hammond-Chambers menyampaikan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas beberapa isu penting, meliputi perkembangan terbaru di sektor semi-konduktor dan rencana TSMC untuk mendirikan pabriknya di Phoenix, yang tentunya membutuhkan modal tidak sedikit.

Di tengah lingkungan kerja sama strategis, hubungan kemitraan Taiwan dengan AS terus mengalami pertumbuhan positif. Kedua belah pihak setuju untuk membuat penyesuaian guna menemukan cara terbaik untuk memulai operasi yang ada.

Mesti tidak membahas perihal pertahanan nasional, tetapi Ko Wen-je menyebutkan, pergerakan aksi militer sedikit banyak melibatkan penyesuaian konten di sektor industri pertahanan Taiwan.

Ia menambahkan, pengembangan di pemroduksian fasilitas pesawat drone tentu memiliki manfaat tersendiri bagi Taiwan. Selain itu, hal tersebut juga bermanfaat bagi upaya kerja sama antara Taiwan dengan AS, yang mana akan memberikan keuntungan bagi Bumi Formosa.

Komentar

Terbarumore