History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Survei Menunjukkan, Lebih Dari 60% Masyarakat Taiwan Menyetujui “Pertemuan Tsai-McCarthy”

  • 14 April, 2023
  • 陳柏萇
Survei Menunjukkan, Lebih Dari 60% Masyarakat Taiwan Menyetujui “Pertemuan Tsai-McCarthy”
Survei Menunjukkan, Lebih Dari 60% Masyarakat Taiwan Menyetujui “Pertemuan Tsai-McCarthy”

 (Taiwan, ROC) – Yayasan Opini Publik Taiwan (TPOF) pada hari ini (14/4) mengumumkan hasil survei opini publik akan sikap masyarakat Taiwan terhadap “Pertemuan Tsai-McCarthy”, lebih dari 60% masyarakat setuju dan hanya sekitar 22% yang menyatakan tidak setuju.

Presiden Tsai bertemu dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) saat melakukan transit di Los Angeles dalam perjalanan pulangnya pada awal bulan April dan hal tersebut menimbulkan protes dari pihak Republik Rakyat Tiongkok (RRT), serta menggelar latihan militer di sekitar Taiwan setelah pertemuan tersebut berakhir.

Namun, menurut hasil survei TPOF menunjukkan, 61% masyarakat Taiwan yang berusia di atas 20 tahun menyetujui “Pertemuan Tsai-McCarthy”, di antaranya, 24.7% sangat setuju, 36.3% masih tergolong menyetujui, dan masyarakat yang tidak menyetujuinya berada di angka 22%, di antaranya 12.9% tidak setuju dan 8.9% tidak setuju sama sekali.

Dalam analisis lebih lanjut, mayoritas orang yang mendukung “Pertemuan Tsai-McCarthy” tanpa mempertimbangkan usia, jenjang pendidikan, etnis, pekerjaan, atau kawasan. Dalam analisis yang didasari oleh dukungan partai politik, selain pendukung Partai Kuomintang (KMT) yang mayoritas tidak setuju, partai politik lainnya mendukung dengan suara bulat.

You Ying-long (游盈隆) selaku Chairman TPOF menunjukkan, dari survei ini dapat melihat sebagian besar masyarakat Taiwan merasa sangat senang menyaksikan penguatan dan pendalaman hubungan Taiwan-AS, serta berharap kedua belah pihak dapat melakukan kontak dengan perwakilan resmi yang memiliki tingkat representasi yang lebih tinggi. Dapat terlihat pula jika sebagian besar masyarakat Taiwan pro-Amerika, tak peduli seberapa kuat protes dan boikot yang dilakukan oleh Negeri Tirai Bambu atau seberapa kritis pandangan mereka terhadap Amerika, sangatlah sukar untuk mengubah posisi pro-Amerika masyarakat Taiwan. Hal ini tidak hanya akan mempengaruhi pemilihan presiden tahun 2024, tetapi juga menjadi variabel kunci dalam membentuk perkembangan politik Taiwan di dalam dan di luar negeri dalam jangka panjang.

Komentar

Terbarumore