(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) melakukan transit di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) dalam perjalanan pulang setelah kunjungannya ke negara-negara sahabat diplomatik, serta pada 6 April pagi waktu setempat bertemu dengan media yang turut ikut dalam perjalanannya tersebut untuk minum teh. Menanggapi apakah pertemuannya dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Kevin McCarthy dapat dianggap sebagai terobosan besar dalam hubungan AS-Taiwan, Presiden Tsai menyatakan jika orang yang berbeda memiliki interpretasi yang berbeda pula. Namun menurut pandangannya, perjalanan transit Presiden telah dilakukan selama bertahun-tahun dan saat melakukan transit juga akan bertemu dan melaksanakan pertukaran dengan teman-teman. Kali ini juga sama, memanfaatkan kesempatan transit ini untuk menyatakan kepedulian dengan teman-teman Amerika, secara bersamaan memiliki kesempatan berkomunikasi substansial akan isu yang menjadi perhatian bersama. Menurutnya, ini adalah proses yang cukup baik.
Adapun apa pertimbangan untuk bertemu dengan Kevin McCarthy saat transit di Los Angeles? Presiden Tsai mengemukakan, karena Kongres AS sedang membahas beberapa Undang-Undang terkait Taiwan, maka saling bertukar pikiran lebih awal merupakan hal yang baik.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Karena saat ini ada beberapa Undang-Undang terkait Taiwan sedang dibahas di parlemen AS, anggota parlemen AS memiliki kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan kami, saya rasa ini sangat bagus. Jadi bertemu di California pada saat ini, saya rasa sangat baik.”
Mengenai isi “Pertemuan Tsai-McCarthy”, Kevin McCarthy dalam sebuah konferensi pers setelah pertemuan tersebut mengemukakan jika “Melanjutkan penjualan senjata ke Taiwan” adalah salah satu fokus utama. Ketika ditanya oleh media apakah ada membahas proyek yang lebih konkret, Presiden Tsai menyatakan, tentu saja ada proyek konkret, fokus kami adalah agar pembelian kami dapat sampai tepat waktu. Selain itu, karena “Perang Kognitif” merupakan isu yang diperhatikan oleh internasional dan industri semikonduktor yang juga menjadi fokus pengembangan kedua belah pihak, maka dalam pertemuan tersebut juga ada membahasnya ataupun bertukar pandangan secara singkat, tetapi tidak menghabiskan banyak waktu untuk membahas hal tersebut. Fokus utamanya masih mengenai pertukaran pandangan akan Undang-Undang Taiwan yang sedang dibahas oleh Parlemen AS.