(Taiwan, ROC) --- Menanggapi pengumuman Tiongkok pada 5 April, pemeriksaan di tempat akan dilakukan pada penerbangan langsung lintas selat dan kapal yang melalui “Mini Three Links” (小三通). Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) menyampaikan ketidakpuasan dan protes keras atas pengumuman ini. Mereka menegaskan, jika RRT bersikeras untuk mengambil tindakan sepihak yang tidak masuk akal dan menghambat pertukaran lintas selat, maka Taiwan terpaksa mengambil tindakan yang sesuai dan RRT harus menanggung tanggung jawab terkait.
Biro Administrasi Keselamatan Maritim Fujian Tiongkok (MSA) mengumumkan pada 5 April bahwa mereka akan meluncurkan operasi patroli gabungan dan inspeksi khusus di wilayah tengah dan utara Selat Taiwan selama tiga hari. Mereka menyatakan, aparat hukum maritimnya akan melakukan inspeksi langsung di kapal kargo rute direct serta kapal penumpang dan kargo yang melalui jalur Mini Three Links. Tindakan RRT telah menarik perhatian semua kalangan sejak pertemuan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Ketua DPR AS McCarthy yang merupakan momen sensitif.
MAC menyatakan pada 5 April malam bahwa tindakan RRT yang sengaja meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan memengaruhi perdamaian dan stabilitas regional serta jelas melanggar perjanjian kargo laut lintas selat dan praktik maritim. Ini akan berdampak serius pada lalu lintas normal di Selat Taiwan. Taiwan telah menyatakan ketidakpuasan dan protes keras kepada RRT. MAC menekankan, pemulihan bertahap pertukaran lintas selat secara sehat dan teratur setelah pandemi adalah arah kebijakan yang terus dipromosikan Taiwan.
Namun, jika RRT bersikeras mengambil tindakan sepihak yang tidak masuk akal dan menghambat pertukaran lintas selat, Taiwan terpaksa mengambil tindakan yang sesuai dan RRT harus menanggung tanggung jawab terkait yang muncul kemudian.
Ditjen Penjaga Pantai menyampaikan, mereka telah menguasai situasi dengan cepat dan akan mempertahankan patroli normal untuk menjaga keselamatan kapal dan personel Taiwan. Diharapkan, RRT tidak bertindak berlebihan, tidak melanggar kedaulatan Taiwan, dan merusak perdamaian dan stabilitas regional. Dalam upaya melindungi hak dan kepentingan maritim, Departemen Penjaga Pantai akan bekerja dengan Kementerian Pertahanan Nasional untuk memperkuat operasi intelijen di wilayah laut dan memahami situasi keseluruhan untuk memastikan keamanan perairan Taiwan. Mereka tidak akan mengambil inisiatif untuk memperumit masalah ini dan berharap RRT juga tidak mempengaruhi keamanan dan stabilitas Selat Taiwan dan kawasan Asia-Pasifik.