History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ma Ying-jeou Puji Pencegahan Pandemi Wuhan, PM Taiwan: Mengapa “Tunduk” pada RRT?

  • 31 March, 2023
  • 陳柏萇
Ma Ying-jeou Puji Pencegahan Pandemi Wuhan, PM Taiwan: Mengapa “Tunduk” pada RRT?
Ma Ying-jeou Puji Pencegahan Pandemi Wuhan, PM Taiwan: Mengapa “Tunduk” pada RRT?

(Taiwan, ROC) – Mantan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou (馬英九) bersama rombongan delegasinya saat ini tengah melakukan kunjungan ke Daratan Tiongkok. Ketika diwawancarai pada 30 Maret kemarin, dirinya memuji pengendalian yang baik terhadap wabah COVID-19 di Wuhan, dan pada malam harinya bertemu dengan Direktur Kantor Urusan Taiwan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Song Tao (宋濤). Ma Ying-jeou (馬英九) menekankan pentingnya “Konsensus 92”, serta mendorong pertukaran dan kerja sama antar kedua sisi Selat Taiwan, serta sebisa mungkin menghindari konflik perang. Perdana Menteri Taiwan, Chen Chien-jen (陳建仁) dalam sebuah wawancara sebelum menghadiri rapat interpelasi Yuan Legislatif pada hari ini (31/3) mengemukakan, COVID-19 yang berasal dari Wuhan telah menimbulkan krisis besar di seluruh dunia, termasuk resesi ekonomi dan telah merenggut nyawa lebih dari 6 juta orang. Ini adalah fakta sebenarnya tentang COVID-19 dan dirinya tidak dapat memahami pandangan Ma Ying-jeou (馬英九), serta mengkritik Ma Ying-jeou (馬英九) yang terlihat “tunduk” pada RRT.

Ketika ditanya mengenai Kantor Urusan Taiwan, RRT yang belakangan ini menghimbau untuk menghidupkan kembali pelayaran laut langsung antar selat, dan apakah Negeri Panda sekali lagi “saling bergema satu sama lain” dengan Partai KMT, PM Chen Chien-jen (陳建仁) menyampaikan, Ma Ying-jeou (馬英九) memang telah beberapa kali menyebutkan “Konsensus 92” kemarin, tetapi RRT telah menetapkan jika Konsensus 92 adalah “Satu Tiongok, Dua Sistem” dan hal ini tidak dapat diterima oleh masyarakat Taiwan. Chen Chien-jen (陳建仁) menambahkan, dirinya berharap Ma Ying-jeou (馬英九) dapat memahami kesamaan masyarakat Taiwan, yaitu Taiwan adalah negara yang merdeka dan berdaulat, serta komunikasi dan pertukaran kedua sisi Selat Taiwan harus didasarkan pada dialog yang damai, demokratis dan setara, barulah sesuai dengan keinginan seluruh rakyat Taiwan.

Komentar

Terbarumore