History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penjualan Senjata ke Taiwan, Menhan AS: Pembahasan Rutin Guna Memastikan Kebutuhan Taiwan Terpenuhi

  • 24 March, 2023
  • 陳柏萇
Penjualan Senjata ke Taiwan, Menhan AS: Pembahasan Rutin Guna Memastikan Kebutuhan Taiwan Terpenuhi
Penjualan Senjata ke Taiwan, Menhan AS: Pembahasan Rutin Guna Memastikan Kebutuhan Taiwan Terpenuhi

 (Taiwan, ROC) – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin pada 23 Maret mengemukakan, pengiriman penjualan alutsista AS ke luar negeri mengalami penundaan akibat tekanan pandemi COVID-19 dan rantai pasokan. Namun, Departemen Pertahanan AS telah membentuk “tim harimau / tiger team” yang secara khusus bertanggung jawab untuk membahas isu penjualan senjata keluar negeri dan menggelar pembahasan rutin guna menjamin dapat menyediakan kemampuan militer yang sesuai dengan kebutuhan Taiwan.

Menanggapi keterlambatan pengiriman Penjualan Militer Luar Negeri (Foreign Military Sales, FMS) AS, Llyod Austin saat menghadiri rapat dengar pendapat sub-komite pertahanan Komite Alokasi Anggaran Federal AS mengakui jika pengiriman senjata dapat terhambat karena adanya tekanan pandemi dan rantai pasokan, serta kapasitas industri pertahanan yang kurang memadai, tetapi dirinya yakin dapat mengejar ketertinggalannya.

Dirinya menambahkan, beberapa bulan yang lalu telah membentuk “tim harimau” guna meneliti lebih dalam akan keterlambatan penjualan militer luar negeri, serta mempercepat menyelesaikan pengiriman. Dirinya juga telah meminta pejabat senior pertahanan untuk memperhatikan isu tersebut, guna menjamin penyediaan kemampuan militer yang sesuai dengan kebutuhan Taiwan.

Selain itu, ketika anggota DPR mempertanyakan bagaimana pihak AS dapat membantu Taiwan bersiap menghadapi keadaan darurat, Lloyd Austin menyampaikan, Garda Nasional Amerika Serikat selalu bekerja sama dan meningkatkan kemahiran Taiwan di bidang tertentu. Dirinya memercayai jika kerja sama berkelanjutan AS-Taiwan “akan sangat berharga”.

Komentar

Terbarumore