History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemimpin Komite Urusan Luar Negeri AS: RRT Berusaha Mempengaruhi Pemilu Taiwan

  • 24 March, 2023
  • 陳柏萇
Pemimpin Komite Urusan Luar Negeri AS: RRT Berusaha Mempengaruhi Pemilu Taiwan
Pemimpin Komite Urusan Luar Negeri AS: RRT Berusaha Mempengaruhi Pemilu Taiwan

 (Taiwan, ROC) – Ketua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS), Michael McCaul pada 23 Maret mengemukakan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akan mencoba mempengaruhi pemilihan umum di Taiwan, dan apabila gagal, pihaknya ditakutkan dapat memblokade dan menginvasi Taiwan. Dirinya secara blak-blakan membeberkan jika Taiwan belum siap dan Washington harus sesegera mungkin menyediakan senjata kepada Taiwan, serta bekerja sama dengan anggota-anggota “Pakta Keamanan Trilateral antara Australia, Britania Raya, dan Amerika Serikat (AUKUS)” dan “Dialog Keamanan Kuadrilateral (Quad)” guna memperkuat kemampuan pencegahan.

Komite Urusan Luar Negeri DPR AS pada 23 Maret menggelar rapat dengar pendapat tentang anggaran tahun 2024 dan mengundang Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken untuk hadir dan memberikan penjelasan.

Anggota Partai Republik Michael McCaul dalam pertemuan tersebut menyatakan, dirinya memercayai jika Pemimpin RRT Xi Jin-ping (習近平) akan mencoba mempengaruhi pemilihan umum Taiwan pada bulan Januari, apabila tidak berhasil, dirinya memiliki rencana cadangan untuk melakukan blokade dan invasi. Michael McCaul memperingatkan, “Jika ingin dibandingkan, perang Rusia-Ukraina mungkin akan terlihat lebih kecil.”

Michael McCaul secara blak-blakan membeberkan jika Taiwan belum siap dan tidak ada latihan militer bersama antara AS-Taiwan, pengiriman penjualan senjata AS ke Taiwan juga sangat tertunda. Dirinya menghimbau pihak AS untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan harus menyediakan senjata kepada Taiwan sebelum timbul masalah di Selat Taiwan, serta bekerja sama dengan anggota-anggota “AUKUS” dan “Quad” guna memperkuat kemampuan pencegahan, serta mencegah RRT menginvasi Taiwan.

Selain itu, Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri AS Ann Wagner menyampaikan, Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) AS tahun fiskal 2023 memberikan wewenang melalui Pembiayaan Militer Asing (FMF) dari Departemen Luar Negeri untuk menyediakan bantuan militer hingga US$ 2 miliar kepada Taiwan setiap tahunnya, tetapi item satu ini tidak terlihat dalam anggaran tahun 2024. Dirinya mencurigai jika pemerintahan Biden tidak menempatkan Taiwan sebagai prioritas.

Blinken menanggapi hal tersebut dan menyampaikan, Taiwan adalah prioritas utama, tetapi memiliki banyak metode yang berbeda untuk melakukannya. Dia menuturkan, anggaran tahun yang baru telah menambahkan dana FMF untuk “Prioritas Global yang Berkembang” dan Taiwan termasuk di dalamnnya, lagipula jalur Penjualan Militer Luar Negeri (FMS) saat ini masih merupakan cara yang paling efektif untuk memastikan Taiwan mendapatkan perlengkapan pertahanan yang dibutuhkan.

Menanggapi keterlambatan pengiriman penjualan senjata, Blinken menyampaikan jika masalah utama saat ini masih berada di sisi manufaktur, dan AS akan berusaha untuk menyederhanakan prosedur yang ada guna memastikan Taiwan memiliki kemampuan untuk menghalangi dan melawan kemungkinan agresi.

Komentar

Terbarumore