(Taiwan, ROC) -- Mantan legislator partai Kuomintang, jenderal pensiunan Shuai Hua-min (帥化民) beberapa hari yang lalu menyampaikan, kemiliteran semula merencanakan “perang di luar”, akan tetapi dimintai oleh pihak AS perang dalam kota atau perang gerilya, maka Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng (邱國正) berada dalam posisi serba salah terjepit diantara pihak AS dan kemiliteran Taiwan, sungguh menyedihkan. Menhan Chiu Kuo-cheng pada hari Jumat ini (10/3) saat berada dalam sidang interpelasi Yuan Legislatif merespons, berkaitan dengan pernyataan tersebut dirinya tidak berada pada posisi sulit atau terpojokkan. Latihan militer Hankuang pada masa lalu sebagian besar diterapkan untuk mengendalikan laut dan darat.
Berkaitan dengan kesalahpahaman masyarakat luar bahwa militer tidak mementingkan perang darat, akan tetapi pada praktiknya semua pelatihan militer adalah penting dan mendasar.
Menhan Chiu Kuo-cheng mengatakan, “latihan militer Hankuang masa lalu pihak kami melakukan latihan militer yang mengendalikan laut, menghadang musuh mendarat, selanjutnya latihan ini tidak kami lakukan lagi, kemudian ada kesalahpahaman beranggapan pihak kami tidak mementingkan perang darat, sekarang dapat Anda lihat, semua ini sangat penting sekali.”
Media mempertanyakan lebih lanjut, apakah pihak AS berharap Taiwan melawan perang dalam kota? Menhan Chiu Kuo-cheng menegaskan yang berperang adalah kita sendiri, bukan diurus oleh pihak AS yang meminta bagaimana kita berperang.
Selain itu, pangkalan militer Kinmen tersebar rumor kejadian salah seorang tentara bermarga Chen hilang kontak, dan memicu masyarakat luar menduga kasus kabur dari wamil. Chiu Kuo-cheng pada hari ini menekankan kemiliteran tidak pernah melepas tanggung jawab, militer juga akan mengerahkan petugas untuk pencarian. Sepengetahuannya, tentara Chen mendapat dinas luar dan memiliki masalah hutang, ada kemungkinan inilah yang menjadi penyebab Chen kabur dari wamil, Chiu Kuo-cheng menambahkan asalkan ditemukan orang yang bersangkutan maka bisa mendapat jawabannya.
Menurut sumber informasi, tentara Chen kabur dan tidak membawa senapan ataupun amunisi apapun, hanya membawa ponsel dan dompet. Kemiliteran Kinmen juga membantah pernyataan “kabur dari wamil”, serta menghubungi keluarga ke Kinmen untuk penanganan kasus ini, pihak militer Kinmen telah membentuk tim untuk pencarian orang agar dapat melakukan klarifikasi kasus ini.