(Taiwan, ROC) Ketua Tim Persahabatan Parlemen Finlandia, Mikko Karna memimpin delegasi ke Taiwan pada tanggal 5-9 Februari 2023, pada hari Selasa ini (7/2) bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen di Istana Kepresidenan. Dalam sambutan Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, ini menjadi kunjungan pertama kongres parlemen Finlandia pasca pandemi, sangat bermakna dalam memperdalam hubungan bilateral Taiwan-Finlandia.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan apresiasi kepada anggota kelompok persahabatan Taiwan selain aktif meningkatkan hubungan bilateral Taiwan-Finlandia, mendukung partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional dalam masa jangka panjang. Beliau mengemukakan, ada kemajuan dalam berbagai sektor pertukaran bilateral semakin signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini, mencakup volum perdagangan bilateral 2021 dibandingkan tahun sebelumnya meningkat 30%; pada akhir tahun lalu dialog perdagangan Taiwan-Finlandia ke-7 juga membuahkan hasil yang memuaskan.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “satu setengah bulan sebelumnya, kami baru saja melakukan dialog perdagangan Taiwan- Finlandia ke-7, menitikberatkan pada pertukaran opini tentang transformasi energi hijau, energi dan digitalisasi, membuahkan hasil yang optimal, diyakini kerja sama pertukaran taiwan dan Finlandia akan semakin berkembang.”
Presiden Tsai Ing-wen menekankan, masa sekarang yang menghadapi ancaman otoritarianisme yang semakin meluas, negara mitra kubu demokrasi semakin harus bersatu padu, bersama menjaga kemakmuran regional, nilai keamanan rantai pasokan industri dan mempertahankan nilai demokrasi kebebasan, Taiwan juga mengharapkan bisa memperdalam kerja sama dengan Finlandia, berbagi pengalaman dan bersama memperkuat ketangguhan demokrasi.
Dalam sambutan Mikko Karna berharap agar kedua belah pihak membangun integritas dan memperkuat hubungan Finlandia-Taiwan, karena Taiwan adalah pelaku ekonomi penting untuk kawasan Asia Timur, memiliki keunggulan semi konduktor yang canggih. Mikko Karna mengatakan, Finlandia dan Uni Eropa mendukung Taiwan bergabung dalam organisasi internasional dapat menjaga keamanan dan kemakmuran kawasan Taiwan dan sekitarnya, saat bersamaan juga menekankan seharusnya memperkuat kerja sama kedua belah pihak.
Mikko Kärnä mengatakan, “menghadapi geopolitik, perebutan kekuasaan dan perang Ukraina, kita wajib mengandalkan nilai perdamaian, demokrasi dan stabilitas, saling berupaya dan bekerja sama.”
Mikko Kärnä menambahkan, walaupun situasi keamanan kian hari kian serius, akan tetapi kemitraan malah semakin solid, Finlandia dalam waktu cepat akan bergabung dengan NATO, AS juga mempertegas sikap mendukung Taiwan, semula strategi yang buram menjadi semakin jelas. Ia mengemukakan, walaupun Finlandia dan Taiwan tidak besar, akan tetapi bersikap bijaksana, ketika dunia dirusak orang, maka bersama membangun kembali, saat bersamaan mengecam RRT yang memberi ancaman paksaan kepada Taiwan, menekankan Taiwan berhak untuk memutuskan masa depan sendiri.