(Taiwan, ROC) – Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun pada Selasa sore ini (31/1) berangkat ke Washington DC, untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi kebebasan beragama dan doa pagi internasional, masyarakat dunia menyoroti apakah Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun akan bertemu dengan Ketua DPR AS Baru, Kevin McCarthy. Yu Shyi-kun saat diwawancarai pagi hari ini menyampaikan, agenda perjalanan ke AS disesuaikan dengan jadwal yang diatur kantor perwakilan setempat. Adapun kunjungan Yu Shyi-kun dijadwalkan pada tanggal 31 januari hingga 1 Februari untuk menghadiri “Konferensi tingkat tinggi kebebasan beragama” yang dihelat di Hilton Hotel di Washington dan menghadiri “Doa Pagi Internasional” pada tanggal 2 Februari, setelah itu kembali ke tanah air pada tanggal 4 Februari.
Saat acara pembukaan Anniversari Kongres Demokratik ke -30, Yu Shyi-kun diwawancarai oleh media yang mempertanyakan kapan berangkat ke Washington, apakah setiba di AS juga akan bertemu dengan Kevin McCarthy? Ia merespons terkait dengan hal tersebut belum diketahui dengan jelas dan kunjungan kali ini adalah murni menjadi nara sumber untuk konferensi tingkat tinggi kebebasan beragama, sekaligus menghadiri doa pagi. Berkaitan dengan jadwal kunjungan ke AS, Yu Shyi-kun mengatakan, mengikuti jadwal yang telah diatur oleh kantor perwakilan setempat, dikarenakan Yuan Legislatif tidak membentuk kantor urusan internasional saat ini yang diutus adalah “orang”, sepenuhnya menghormati agenda yang telah diatur oleh kantor perwakilan setempat.
Yu Shyi-kun mengatakan, karena masih ada draf hukum maka tidak bisa berlama-lama, dan hanya 2 hari di Amerika Serikat.
Mengenai media yang mempertanyakan kapan Ketua DPR AS baru Kevin McCharty akan berkunjung ke Taiwan, sementara partai kubu Kuomintang mengkuatirkan akan memicu konflik lintas selat. Yu Shyi-kun mengatakan, ia juga mendengar berita tentang Kevin McCharty menyampaikan keinginan untuk berkunjung ke Taiwan, pihak kami mempertahankan hubungan baik dengan kongres AS atau politikus penting AS, melakukan semakin banyak pertukaran adalah hal yang baik.
Berkaitan dengan pertukaran Taiwan-AS dan mempertahankan hubungan baik, lebih lanjut Yu Shyi-kun menambahkan, ada diplomat pemerintahan yang terus melakukan komunikasi akrab, upaya keras yang dilakukan semestinya mendapat pengakuan.