History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mantan Wapres Chen Chien-jen Ditunjuk Sebagai Perdana Menteri Baru

  • 28 January, 2023
  • 陳志勇
Mantan Wapres Chen Chien-jen Ditunjuk Sebagai Perdana Menteri Baru
Pada konferensi pers di Istana Kepresidenan pada hari Jumat, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) (tengah) mengumumkan penunjukan mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen (陳建仁) (kanan) sebagai pengganti Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) yang akan mengundurkan diri. (Foto: CNA)

(Taiwan, ROC) - Mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen (陳建仁) akan menggantikan Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) sebagai pemimpin Kabinet Taiwan, demikian diumumkan oleh Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文).

Pada konferensi pers di Kantor Kepresidenan pada hari Jumat, Presiden Tsai memuji kontribusi Su sepanjang empat tahun silam. Tsai mengatakan, “Perdana Menteri Su telah menyelesaikan misi kuncinya. Kendati tidak rela dan penuh dengan apresiasi, saya tetap akan menghormati keputusan politikus senior yang paling saya hormati ini. Perdana Menteri Su telah memimpin Taiwan dengan stabil melangkah keluar dari bayangan pandemi. Seterusnya, saya memutuskan mengundang mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen untuk menjabat sebagai Perdana Menteri.”

Kepala negara menggambarkan mantan Wapres Chen sebagai pilihan terbaik untuk mempersatukan bangsa di saat Taiwan menghadapi berbagai tantangan ke depan. Tsai mengatakan, “Menghadapi manca tanganan di masa depan, bagi negara untuk mempertahankan kemakmuran, satu tahun ke depan adalah masa terpenting. Saya harapkan kabinet baru bisa menjadi tim yang hangat dan tangguh, dan sebagai orang yang penuh kehangatan, tidak mementingkan diri sendiri, dan selalu berdedikasi, mantan (Wakil) Presiden Chen adalah kandidat yang paling cocok untuk memimpin Kabinet dalam era pasca COVID, bersama-sama bangkit kembali dari pandemi, memelihara kehidupan masyarakat dan memperkuat kesatuan pembangunan negara.”

Chen Chien-jen, berusia 71 tahun, menjabat sebagai wakil presiden selama masa jabatan pertama Tsai dari 2016-2020, dan adalah pendorong utama reformasi sistem pensiun pemerintah dan pengesahan undang-undang khusus untuk melegalkan pernikahan sesama jenis.

Setelah menyelesaikan masa jabatan empat tahun sebagai wakil presiden, Chen kembali ke karir penelitian di Pusat Penelitian Genomics di bawah Academia Sinica, di mana ia menjabat sebagai wakil presidennya pada tahun 2011-2015.

Presiden Tsai mengundang Chen untuk membentuk Kabinet pada hari Rabu setelah Su mengajukan pengunduran dirinya pada 19 Januari, di tengah arus perombakan yang dipicu oleh kekalahan telak partai berkuasa yaitu Partai Progresif Demokratik (DPP) dalam pemilihan pemerintah daerah pada November tahun lalu.

Menurut sumber, tim Kabinet Su diperkirakan akan mengundurkan diri secara massal pada 30 Januari, sementara upacara serah terima jabatan anggota Kabinet akan dijadwalkan pada hari berikutnya.

Komentar

Terbarumore