(Taiwan, ROC) – Pakar CWB Wu Der-romg pada hari Sabtu tanggal 14 Januari menyampaikan bahwa sejak Sabtu sore, maka kawasan sentral dan utara Taiwan akan mulai turun hujan sporadis dan singkat. Sementara itu, mulai hari Minggu tanggal 15 Januari gelombang dingin akan kembali bertiup mengarah ke selatan, dimana akan sangat kentara saat memasuki malam hari. Untuk tanggal 16 hingga 18 Januari, Taipei akan bersuhu rendah sekitar 12 derajat, dan aada beberapa kawasan di utara Taiwan yang berkemungkinan bersuhu sekitar 8 derajat. Suhu dingin diprediksikan berlangsung hingga hari kedua Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 23 Januari.
Gelombang dingin akan tiba pada hari Minggu subuh, dengan tiupan angin yang cukup kencang mengarah ke selatan, sementara itu kawasan utara dan timur akan mulai turun hujan. Untuk tanggal 16 hingga 18 Januari, karena dipengaruhi oleh tiupan angin dingin dan kencang tersebut, sebagian kawasan utara dan timur akan turun hujan, sementara untuk cuaca Hsinchu ke selatan akan cerah dan stabil.
Walaupun suhu diprediksikan cukup rendah, namun kandungan air dalam udara yang bertiup kali ini tidak banyak, termasuk kawasan pegunungan yang bersuhu lebih dingin, menjadikan faktor penentu turun salju berkurang.
CWB melaporkan gelombang dingin mengalami pelemahan saat memasuki tanggal 19 Januari, sehingga kondisi cuaca pada tanggal 20 hingga 23 Januari akan mengalami banyak perubahan, termasuk perbedaan suhu pagi dan malam yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Warga juga diimbau untuk tetap menjaga kehangatan tubuh, khususnya jika tengah melakukan aktivitas di luar ruangan.