(Taiwan, ROC) Kasus spionase kalangan militer terungkap, seorang veteran AU bermarga Liu dicurigai terlibat dalam perekrutan tentara Angkatan Laut dan Angkatan Udara selama 8 tahun, setidaknya ada 6 tentara yang direkrut. Kejaksaan Kaoshiung kemarin (4/1) menginstruksikan penahanan terhadap 7 orang diantaranya veteran Kolonel Liu bersama rekan lainnya ditahan, dan 3 lainnya dibebaskan dengan jaminan. Kemenhan pada hari Kamis ini (5/1) menggelar konferensi pers menyampaikan program “penyesuaian struktur kekuatan pertahanan nasional”. Juru Bicara Kemenhan Sun Li-fang saat menanggapi media menyampaikan, kasus ini sudah disampaikan kepada pengadilan untuk diselidiki lebih lanjut, Kemenhan akan bekerja sama dengan pengadilan terkait pemeriksaan kasus ini, untuk detailnya belum dapat dipublikasikan. Akan tetapi Sun Li-fang menekankan, kasus ini dilaporkan oleh kalangan militer sendiri, setelah memonitor dalam jangka waktu panjang, mengumpulkan bukti-bukti lalu melaporkan kepada instansi keamanan nasional untuk ditindak lanjuti.
Sun Li-fang (孫立方) mengatakan, “Pada dasarnya kasus ini ditemukan oleh pihak militer kami yang mencurigai, lalu melaporkan kepada atasan, saya yakin akan segera dipantau, mengendalikan permasalahan dan kerugian yang dapat terjadi, saat bersamaan bersama satuan dewan keamanan bekerja sama untuk menyelidiki lebih lanjut, saat ini dalam proses secara hukum.”
Sun mengatakan, ini menandakan di bawah edukasi perlindungan dan pertahanan, kewaspadaan militer perlu ditingkatkan, Kementerian Pertahanan akan berlanjut meningkatkan pendidikan kepada para militer, berpegang pada metode saat ini, bekerja sama dengan Dewan Keamanan Nasional untuk menghadang spionase RRT terhadap militer Taiwan yang merongrong keamanan Taiwan.