(Taiwan, ROC) Pemerintah Amerika Serikat pada tanggal 28 Desember menjalankan sidang pemberitahuan kongres untuk penjualan senjata Volcano Anti-Tank systems senilai US$ 180 milyar, diharapkan satu bulan berikutnya dapat terealisasikan. Kementerian Pertahanan pada hari Kamis ini (29/12) mengatakan, Volcano Anti-Tank systems memiliki fungsi mobilitas tinggi dan kecepatan penembakan rudal, dapat menangkal serangan musuh, bermanfaat untuk meningkatkan pertahanan tempur asimetris, sementara ini pihak AS bersedia menyediakan perlengkapan senjata bermanuver tinggi, menyetujui perubahan menjadi anggaran yang terbuka agar pengadaan senjata dapat berjalan dengan cepat.
Kemenhan menyampaikan, menghadapi tindakan militer yang kerap menganggu kawasan sekitar, menjadi ancaman militer bagi Taiwan, pihak AS berpegang pada landasan “hukum hubungan Taiwan” dan “Six Assurances berlanjut menyediakan peralatan tempur untuk Taiwan yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan regional, atas putusan dari pihak AS, Kemenhan menyampaikan rasa apresiasi setinggi-tingginya.
Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou mengatakan, “Ini merupakan ke-8 kalinya pemerintahan Joe Biden mengumumkan penjualan senjata, yang menandakan pihak AS sangat mementingkan kebutuhan pertahanan nasional Taiwan, serta menunjukkan pihak AS aktif membantu Taiwan untuk membela pertahanan nasional, menyediakan fasilitas yang diperlukan agar kemampuan pertahanan nasional kami dapat ditingkatkan.”
Kemenlu menegaskan, berkaitan dengan tindakan provokasi RRT yang semakin diperluas dan mengancam stabilitas keamanan regional Indo Pasifik, maka niat Taiwan membela ketahanan nasional tidak diragukan, sebagai contoh sementara ini telah diumumkan masa periode wamil berlangsung selama 1 tahun, pemerintah akan berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan pertahanan tempur asimetris, saat bersamaan memperdalam kemitraan Taiwan-AS, sepakat menjaga dasar tatanan internasional dan mempromosikan perdamaian dan kemakmuran kawasan regional Indo Pasifik.