(Taiwan, ROC) – Memanfaatkan pertemuan pleno terakhir Parlemen Eropa yang digelar di Strasbourg, Prancis pada minggu ini, Kepala Kantor Perwakilan Taiwan untuk Uni Eropa dan Belgia Chen Li-kuo (陳立國) dan Ketua Kelompok Persahabatan Taiwan Parlemen Eropa, pada 13 Desember yang lalu bersama-sama mengadakan jamuan terima kasih di lounge anggota parlemen, total sebanyak 30 anggota parlemen turut hadir dan menyuarakan dukungan mereka kepada Taiwan.
Chen Li-kuo (陳立國) mengemukakan, selama satu tahun terakhir Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terus meningkatkan tekanannya terhadap Taiwan, suara dan solidaritas Parlemen Eropa sangatlah berarti bagi masyarakat Taiwan. Selama dua tahun terakhir, Parlemen Eropa telah menunjukkan dukungan untuk Taiwan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Parlemen Eropa telah meloloskan sebanyak 25 resolusi persahabatan Taiwan, secara berturut-turut mengirim delegasi parlemen untuk mengunjungi Taiwan, dan anggota parlemen lintas partai telah berulang kali mengeluarkan pernyataan persahabatan dengan Taiwan, serta menjadi mercusuar harapan dan kekuatan.
Tahun ini menandai berdirinya “Formosa Club” di Eropa selama 3 tahun. Melalui kesempatan tersebut, Chen Li-kuo (陳立國) mengucapkan terima kasih dan berharap ke depannya dapat saling memperkuat kerja sama, meningkatkan ketahanan negara-negara demokrasi, serta bersama-sama mempromosikan nilai-nilai bersama di dunia global.
Michael Gahler selaku Wakil Presiden Pendiri Formosa Club mengemukakan, Parlemen Eropa sangat prihatin dengan perkembangan situasi di Selat Taiwan, serta memercayai hubungan antara Taiwan dan Uni Eropa memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang. Dirinya juga menunjukkan, tidak boleh ada halangan dalam memperkuat kerja sama rantai pasokan antara kedua belah pihak, serta mendorong investasi dan pertukaran timbal balik.
Wakil Ketua Kelompok Persahabatan Taiwan, Dominique Riquet memuji Taiwan sebagai simbol demokrasi, kebebasan, dan keberanian di kawasan, serta sebagai mitra terpercaya Uni Eropa. Uni Eropa juga seharusnya dapat berfungsi sebagai pendukung Taiwan. Termasuk Wakil Ketua Kelompok Keamanan dan Pertahanan Komite Urusan Luar Negeri, Rasa Juknevicience, anggota Komite Urusan Luar Negeri, Fabio Massimo Castaldo, dan yang lainnya juga turut memuji demokrasi Taiwan, serta menekankan jika Uni Eropa harus memperkuat komitmen dan dukungannya terhadap Taiwan.