(Taiwan, ROC) - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyampaikan apresiasi pada administrasi Presiden Amerika Serikat Joe Biden atas enam kali diizinkannya penjualan senjata pada Taiwan, menampilkan prihatin tinggi pada kebutuhan pertahanan nasional Taiwan, dan mengimplementasikan komitmen atas keamanan Taiwan.
Presiden Tsai mengatakan, “Beberapa tahun terakhir, Taiwan dan Amerika Serikat semakin mempererat pertukaran kerja sama pertahanan nasional. Saya berterima kasih pada pemerintah Joe Biden yang sejak pelantikannya telah mengizinkan enam kali penjualan senjata pada Taiwan. Pada khususnya, usai kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan Agustus lalu, Tiongkok tidak henti-hentinya melaksanakan latihan militer, secara sepihak mendampak perdamaian Selat Taiwan dan kestabilan regional. Setelah itu, AS kembali mengumumkan penjualan senjata pada Taiwan pada bulan September. Ini sepenuhnya menampikan kepedulian AS terhadap kebutuhan pertahanan nasional Taiwan, juga mengimplementasikan komitmen atas keamanan Taiwan.” 《外:221205-06蔡英文(女)26"》
Kepala negara mengungkapkan hal tersebut ketika menemui delegasi dari Amerika Serikat yang dipimpin oleh Ketua Komite Nasional atas Kebijakan Luar Negeri Amerika (NCAFP) Susan Elliott, dengan anggota mencakup Wakil Presiden Asia Society Policy Institute (ASPI) Daniel Russel, Presiden Pacific Century Institute (PCT) yakni mantan Ketua Institut Amerika di Taiwan (AIT) Raymond Burghardt, dan Presiden Asia and Pacific Security Forum Susan Thornton.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kepresidenan pada hari Senin pagi itu, Presiden Tsai juga mengetengahkan, Taiwan dan Amerika Serikat adalah mitra strategis, ekonomi dan perdagangan penting, dan pertalian ini adalah fondasi penting bagi kebebasan, kestabilan dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.
Pada saat menghadapi manca tantangan pada era pasca pandemi, tegas Tsai, Taiwan berharap bisa turut berkontribusi demi membangun rantai pasokan demokasi yang lebih aman dan tangguh.