(Taiwan, ROC) - Pemerintah belum mengadakan kontak apapun dengan pemerintah Amerika Serikat perihal laporan media bahwa Ketua Partai Republik Kevin McCarthy yang mungkin menjabat sebagai Ketua DPR berencana berkunjung ke Taiwan; dan juga belum ada gejala yang menunjukkan bahwa penjualan senjata AS pada Taiwan akan dipercepat setelah McCarthy, yang sejak dulu bersikap anti-Tiongkok, menjabat sebagai Ketua DPR AS.
Demikian diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) saat menghadiri sidang peratifikasian anggaran belanja Kementerian Luar Negeri (MOFA) untuk tahun anggaran 2023 di Komisi Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Yuan Legislatif pada hari Senin.
Menjawab pertanyaan legislator partai Kuomintang (KMT) Johnny Chiang (江啟臣), Wu menerangkan bahwa McCarthy akan sangat sibuk dalam menyiapkan penjabatannya sebagai Ketua DPR, maka kemungkinan baginya untuk mengunjungi Taiwan sebelum pelantikan akan sangat kecil; dan setelah resmi dilantik, apakah waktu mengizinkan perjalanan tersebut juga masih butuh perencanaan selanjutnya.
Ditanya apakah MOFA telah mengadakan kontak resmi dengan McCarthy, Wu menjawab, karena McCarthy masih belum resmi dilantik sebagai Ketua DPR, kontak dalam bentuk apapun belum dilakukan, dan segalanya tidak akan dipastikan sebelum pelantikannya, termasuk apakah pemerintah akan resmi mengundangnya untuk berkunjung ke Taiwan.