(Taiwan, ROC) - Presiden Republik Nauru Russ Joseph Kun, disertai sebuah delegasi yang terdiri dari petinggi pemerintah dan wakil-wakil perindustrian, tiba di Taiwan untuk mengadakan kunjungan kenegaraan pada hari Senin, 14 November, disambut hangat oleh Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) di Bandara Taoyuan.
Ini adalah kunjungan Kun yang pertama kali ke Taiwan sejak menjabat sebagai presiden negara republik di Mikronesia di Pasifik Tengah itu pada akhir September. Melalui pernyataan singkat di bandara, Kun berterima kasih atas undangan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan berharap bisa lebih menyelami Taiwan melalui perjalanan kali ini.
Presiden Kun mengatakan, “Ini adalah pertama kali saya berkunjung ke sini. Dalam agenda kunjungan beberapa hari ini, saya akan berkunjung be sejumlah tempat di Taiwan. Saya dan anggota delegasi menaruh harapan tinggi untuk perjalanan ini.”
Kementerian Luar Negeri (MOFA), sementara itu, berharap kunjungan kepala negara Nauru bisa selanjutnya mengembangkan hubungan bilateral dan mempererat kerja sama dalam manca bidang, baik antar pemerintah maupun kalangan swasta.
Republik Tiongkok pertama kali menjalin hubungan diplomatik dengan Nauru pada 1980. Hubungan tersebut terputus pada tahun 2002 ketika Nauru mengalihkan pengakuan dari Taipei ke Beijing. Tiga tahun kemudian, yakni pada Mei 2005, ROC dan Nauru menjalin kembali hubungan diplomatik dan membuka kedutaan di ibu kota masing-masing. Akibatnya, Tiongkok memutuskan hubungannya dengan Nauru.