(Taiwan, ROC) - Sebuah delegasi yang dipimpin oleh Perdana Menteri baru St. Kitts dan Nevis, Terrence Drew, tiba di Taiwan pada hari Senin pagi untuk mengadakan kunjungan resmi hingga hari Kamis.
Disambut oleh Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) di Bandara Internasional Taoyuan, Drew mengungkapkan melalui pernyataan singkat pada media, tujuan utama kunjungan pertamanya ke Taiwan sejak menjabat sebagai perdana menteri Agustus lalu adalah untuk menukar pendapat tentang kerja sama bilateral dan isu-isu lain yang diprihatinkan bersama.
Drew juga menegaskan, St. Kitts dan Nevis akan terus mendukung dan bersuara bagi partisipasi Taiwan dalam masyarakat internasional.
Drew mengatakan, “Kami yakin bahwa Taiwan dapat memberikan kontribusi untuk memecahkan beberapa masalah dunia yang paling menantang, baik yang terkait dengan perawatan kesehatan, ekonomi, pertanian, industri, budaya, perubahan iklim, (maupun) pembangunan secara umum.” 《外:221107-01德魯(男)18"》
Melalui rilis pers, Kementerian Luar Negeri (MOFA) mengutarakan, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dijadwalkan melakukan penghormatan militer untuk menyambut kedatangan Drew dan delegasi, yang pada masa kunjungannya juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) dan Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮), dan melakukan kunjungan ke Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC), Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), dan Badan Asuransi Kesehatan Nasional di bawah Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW).
Drew resmi dilantik pada 6 Agustus, sehari setelah Partai Buruh St. Kitts dan Nevis memenangkan enam dari 11 kursi yang diperebutkan dalam pemilihan umum 5 Agustus, mengalahkan mantan koalisi yang berkuasa dan mendapatkan kembali kekuasaan untuk pertama kalinya sejak 2015.
Republik Tiongkok (ROC) di Taiwan menjalin hubungan diplomatik dengan St. Kitts dan Nevis dalam waktu dua minggu setelah negara di Laut Karibia itu mendeklarasikan kemerdekaannya pada 19 September 1983, menjadikan ROC negara pertama yang secara diplomatik mengakui negara Karibia sebagai negara merdeka.