(Taiwan, ROC) – Direktur Badan Intelijen Asing Australia (ASIS), Paul Symon mengemukakan, tidak seharusnya memenungkan jika Australia akan secara sewajarnya turut bergabung dalam perang apa pun antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atas Taiwan, karena keputusan semacam itu perlu mempertimbangkan kepentingan nasional Australia.
ABC menerbitkan wawancara eksklusif dengan Symon pada hari ini (4/11). Paul Symon mengatakan, “Saya tidak merasa segala sesuatu adalah hal yang otomatis”, “Saya rasa, ini pastinya perlu dipertimbangkan secara konteks situasi aktual. Pada akhirnya, pemerintah Australia akan selalu bertindak demi kepentingan nasional”.
Dirinya menegaskan, setiap pemimpin politik di negara mana pun di dunia tahu bahwa mereka pada akhirnya akan bertindak demi kepentingan nasional saat itu. Paul Symon menambahkan, dirinya tidak mengetahui apakah perang AS-RRT akan benar-benar terjadi, “beberapa orang merasa jika hal ini sudah ditakdirkan seperti itu, namun sebenarnya bukanlah demikian”.
Beliau menuturkan, secara keseluruhan ada banyak kesempatan bagi para pemimpin dan umat manusia untuk membuat perbedaan, berdiri dan mengubah jalan dan lingkungan Anda saat ini.