History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bertemu dengan Rombongan DPR RI, Presiden Tsai Harap Mempererat Kemitraan Bilateral

  • 27 October, 2022
  • 鄭蕙玲
Bertemu dengan Rombongan DPR RI, Presiden Tsai Harap Mempererat Kemitraan Bilateral
Presiden Tsai Ing-wen bertemu dengan DPR RI Mardani Ali Sera beserta rombongan (fotio: Istana Kepresidenan)

(Taiwan, ROC) Istana Kepresidenan pada hari Kamis ini (27/10) menyampaikan, Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 25 Oktober bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia lintas partai yang melakukan kunjungan ke Taiwan. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, hubungan Taiwan-Indonesia semakin akrab, Indonesia telah menjadi sumber pengirim pelajar terbesar ke2 untuk Taiwan, tahun lalu volum perdagangan bilateral mencapai USD 11,3 milyar, ia juga mengharapkan di masa mendatang semakin banyak kerja sama, serta memperdalam pembinaan kemitraan.

Dalam press rilis yang dikeluarkan oleh Istana Kepresidenan, menerangkan Presiden Tsai Ing-wen bertemu dengan DPR RI lintas parpol pada tanggal 25 Oktober 2022. Presiden Tsai Ing-wen dalam sambutannya mengatakan, setelah dunia dilanda pandemi, ini merupakan kunjungan pertama kalinya DPR RI berkunjung ke Taiwan, ditambah lagi delegasi ini merupakan gabungan parpol maka sangat berarti sekali. Presiden Tsai Ing-wen mengapresiasi atas kunjungan delegasi ini yang menandakan persahabatan dengan Taiwan, serta mengharapkan dan mendukung perkembangan kemitraan Taiwan-Indonesia.

Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, selama 6 tahun yang lalu, kemitraan Taiwan-Indonesia semakin akrab, kedua belah pihaktelah menandatangani lebih dari 20 item MoU kerja sama, juga memperdalam pertukaran di berbagai aspek, seperti penandatanganan kerja sama industri pertanian Taiwan-Indonesia pada tahun 2016, berkomitmen membangun area percontohan pertanian, di masa mendatang juga bersama mempromosikan program produksi pangan, serta berlanjut mendukung petani muda Indonesia untuk dibina di Taiwan, meneruskan kerja sama industri pertanian bilateral.

Pada sektor pendidikan, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, penandatanganan MoU pendidikan Taiwan-Indonesia pada tahun 2018, berkomitmen membina semakin banyak SDM Indonesia yang trampil, Indonesia telah menjadi negara sumber pengirim pelajar terbesar ke-2 untuk Taiwan; Selain itu, ada lebih dari 240.000 pekerja migran Indonesia di Taiwan, Presiden Tsai berharap di masa mendatang dapat memperluas kerja sama dengan Indonesia, bersama mempromosikan pembangunan dan kemakmuran regional. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam beberapa tahun terakhir ini, Taiwan mempromosikan Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, Indonesia juga menjadi salah satu negara sasaran utama, pada tahun lalu volum perdagangan mencapai US$ 11,3 milyar. Kami juga mengharapkan kerja sama perdagangan dan sektor lainnya, memperdalam pembinaan hubungan bilateral, di masa mendatang ikut berkontribusi bersama dunia.”

Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera saat memberikan sambutan menyampaikan, Taiwan-Indonesia tengah menghadapi masalah yang sama, mencakup pandemi, perubahan iklim, isu-isu internasional seperti perang Ukraina-Rusia, selain mempererat kerja sama regional, ia beranggapan perlu adanya peningkatan kerja sama bertaraf internasional. Mardani Ali Sera mengibaratkan 200 kapal yang sedang berlayar bersama pada masa lalu, kini mereka hidup bersama dalam satu kapal besar, ia berharap dapat membangun satu jembatan kemanusiaan, juga menyakini jembatan ini akan lebih kuat daripada jembatan politik maupun jembatan ekonomi.

Berkaitan dengan pekerja migran Indonesia yang ada di Taiwan, Mardani Ali Sera mengemukakan, setiap pekerja migran menjadi tumpuan bagi keluarga mereka, ia berharap agar pekerja migran selalu mendapat perlakuan yang benar, juga mengharapkan generasi muda Taiwan-Indonesia dapat menjalin kerja sama, agar dunia semakin damai.

Komentar

Terbarumore