(Taiwan, ROC) Kemarin malam (14/9) Kantor Dagang Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI-Taipei) menggelar acara resepsi HUT RI ke-77 tahun di hotel Grand Mayfull pada pasca pandemi COVID-19. Dalam sambutan Kepala KDEI-Taipei Budi Santoso menyampaikan, berharap semakin banyak pengusaha Taiwan yang melakukan investasi di Indonesia, serta memperdalam pembinaan hubungan Indonesia-Taiwan. Acara yang dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Tien Chung-kwang(田中光) menyampaikan, Indonesia terletak pada posisi strategis yang penting, menjadi bagian komunitas ekonomi terbesar di Asia Tenggara, juga menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, selain Indonesia menjadi negara anggota G20, bulan November tahun ini akan menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali, Indonesia juga akan mengalih alih kepemimpinan bergilir dalam keanggotaan ASEAN pada tahun depan, maka posisi Indonesia yang semakin penting dan menjadi sorotan internasional.
Kepala KDEI-Taipei Budi Santoso menambahkan, sasaran Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi terbesar ke-4 dunia pada tahun 2045, dengan mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,7%. Indonesia mengharapkan semakin banyak perusahaan Taiwan berinvestasi di Indonesia, lebih lanjut memperdalam hubungan ekonomi perdagangan bilateral Indonesia-Taiwan. Beliau juga mengatakan, sebagai anggota dari G20, Indonesia juga mengharapkan perhelatan pertemuan G20, Indonesia mampu berkontribusi lebih besar untuk pemulihan ekonomi dunia dan tata Kelola global yang semakin sehat, adil dan berkelanjutan.
Acara resepsi HUT RI ke-77 berlangsung dengan meriah. Pertunjukan seni musik tradisional yang dibawakan oleh National Taiwan University(NTU) Gamelan Gita Lestari yang dipimpin oleh Prof. Dr. Made Mantle Hood. Beliau adalah Profesor, Graduate Institute of Ethnomusicology, dan Direktur Pusat Penelitian Musik Asia-Pasifik, TNUA yang merintis pengenalan musik gamelan ke Amerika, kemudian diperluas ke kawasan dan negara lain di seluruh dunia. Seni tarian tradisional mempertunjukkan tarian Saman yang dibawakan oleh mahasiswa Indonesia di Taiwan, tarian tradisional Bali seperti Pendet, Topeng Tua yang dibawakan tim penari profesional diantaranya Prof. Hazel Chung, Ni Nyoman Somawati, Anastasia Melati, Mahealani Putu Hood, Maile Prabayoni Kadek Hood.
Kemenlu mengemukakan, ada berkisar 200.000 turis dan pebisnis Taiwan yang berkunjung ke Indonesia setiap tahun, hingga saat ini ada lebih dari 2.000 perusahaan Taiwan di Indonesia, yang memberi peluang kerja di Indonesia. Taiwan juga menjadi salah satu dari 4 negara/ kawasan tujuan melanjutkan studi untuk siswa Indonesia yang terdaftar dalam rekomendasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Pelajar Indonesia menjadi sumber pelajar asing terbesar kedua bagi Taiwan, memainkan peran penting untuk menjembatani hubungan masyarakat Taiwan-Indonesia.