(Taiwan, ROC) - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) hari Senin menemui kader elit Junior Chamber International (JCI) Taiwan periode ke 70 di Istana Presiden, Taipei, berterima kasih atas kontribusi JCI sepanjang 70 tahun sejarahnya, terutama dalam pemberian bimbingan dan latihan profesional bagi kaum muda, juga berharap JCI bisa mendukung referendum amandemen konstitusi untuk merendahkan usia warga negara yang memiliki hak kewarganegaraan menjadi 18 tahun.
Tsai mengemukakan, salah satu target yang diusahakan JCI selama bertahun-tahun ini adalah menarik lebih banyak kaum muda untuk memprihatinkan masalah nasional dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan publik.
Selaku lembaga swadaya masyarakat (LSM) pemuda terbesar di dunia, JCI menetapkan usia minimum 18 tahun untuk keanggotaannya, dan ini, menurut Tsai, adalah alasan paling kuat untuk mendukung direndahkannya usia minimum hak kewarganegaraan.
Presiden Tsai mengatakan, “Persyaratan pemungutan suara kali ini sangat ketat, persetujuannya membutuhkan 9,65 juta suara dukungan, jauh lebih banyak dari 8,17 suara yang saya peroleh untuk meneruskan jabatan pada pemilu presiden tahun 2020. Selain meminta dukungan suara dari Anda semua, juga berharap Anda bisa mensosialisasikan dan mengembangkan pengaruh masing-masing agar mosi merendahkan usia minimum hak kewarganegaraan menjadi 18 tahun bisa lolos.” 《外:220912-03蔡英文(女)27"》
Akhir kata, kepala negara tidak lupa mengucapkan selamat ulang tahun ke 70 untuk JCI, juga menjanjikan dukungan dari pemerintah untuk sama-sama membangun masa depan lebih gemilang.