History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kepala KDEI Sambut Baik Rencana RTI Bekerja Sama dengan Radio Lokal di Indonesia

  • 13 August, 2022
  • 譚雲福
Kepala KDEI Sambut Baik Rencana RTI Bekerja Sama dengan Radio Lokal di Indonesia
Kepala KDEI Bapak Budi Santoso dan Chairperson RTI Ibu Cheryl Lai

        (Taiwan, ROC) – Pada hari Jumat tanggal 12 Agustus, Bapak Budi Santoso selaku Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI), menerima undangan wawancara dari Radio Taiwan Internasional untuk berbagi informasi berkenaan dengan perubahan gaya hidup manusia di dunia pasca pandemi. Kehidupan di new era yang akan dimasuki oleh manusia, yakni hidup bersama dengan virus menjadi pilihan yang diakui lebih bijak, karena serangan pandemi mengharuskan ragam prokes ketat diberlakukan, sehingga menghantam telak perekonomian dunia selama lebih dari 2,5 tahun.

        Seiring dengan persentase vaksinasi yang terus meningkat, maka perbatasan negara secara perlahan dibuka kembali. Bapak Budi Santoso menjelaskan, “Karena pandemi, maka banyak hal menjadi tertunda. Namun masyarakat Indonesia di Taiwan boleh dikatakan sangat tertib, walaupun sebelumnya ada isu tentang penghentian pekerja migran asal Indonesia (PMI), namun kini Taiwan telah membuka kembali pintu masuk bagi PMI. Namun kembali ke masalah pandemi, diharapkan dapat segera berlalu, dan semua masyarakat Indonesia di Taiwan tetap diminta untuk dapat mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan di Taiwan”.

        Bagi warga negara Indonesia yang hendak pulang ke tanah air, dan bagi warga Taiwan, yang hendak melakukan kunjungan ke Indonesia, pada prinsipnya tidak perlu tes PCR, demikian juga dengan program karantina yang telah dicabut. Semua pihak diharapkan telah mendapatkan vaksinasi tiga kali, kemudian bisa menggunakan aplikasi “Pedulilindungi”, yang dapat digunakan sebagai bahan petunjuk data kesehatan pribadi, di saat ada pihak yang hendak meminta bukti kesehatan diri.

        Menanggapi kondisi politik Taiwan yang belakangan ini kembali memanas, walaupun Taiwan dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik, untuk hal ini Bapak Budi Santoso menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kantor perwakilan yakni KDEI. Selain bidang ekonomi dan dagang namun karena ada warga negara Indonesia yang tengah tinggal di Taiwan, maka pemerintah harus hadir dalam memberikan perlindungan bagi seluruh masyarakatnya tatkala berada di luar negeri. Bapak Budi Santoso mengatakan, “Bagi para WNI yang berada di Taiwan, yang memang dari dulu isinya selalu menarik, namun potensi ekonominya sangat besar, tidak perlu khawatir dengan kondisi yang ada, jika kita lihat, kondisi Taiwan aman-aman saja, justru yang ramai malah pemberitaan di luar Taiwan. Bagi para PMI tidak perlu ikut memperbesar atau sharing isu berita yang tidak perlu, Taiwan juga tidak akan mendiamkan kita, atau warga asing, jikalau terjadi apa-apa.”

        Kunjungan Bapak Budi Santoso ke RTI kali ini, juga disambut langsung oleh Chairperson merangkap Presiden RTI yang baru dilantik, Ibu Cheryl Lai. Dalam pertemuan tersebut, Ibu Cheryl Lai juga menyampaikan rencana pemekaran fungsi RTI dengan menambahkan siaran lokal di Taiwan sendiri, sehingga akan tercipta banyak kesempatan kerjasama dengan pihak KDEI.

        Bapak Budi Santoso juga menyambut baik program tersebut, dan siap memberikan bantuan dalam menjalin kerjasama dengan radio-radio di Indonesia, khususnya radio di daerah tempat tinggal para PMI atau pelajar Indonesia. Dengan demikian, maka informasi tentang Taiwan yang dibutuhkan oleh pihak keluarga para PMI atau pelajar di tanah air, juga dapat diberikan dari RTI.

        Pertemuan Kepala KDEI dan Chairperson RTI diakhiri dengan pertukaran cinderamata.

        (Informasi wawancara lengkap silahkan pantau acara “Ada Apa dengan Tony”)

Komentar

Terbarumore