(Taiwan, ROC) – Angkatan Udara Nasional pada hari Jumat tanggal 5 Agustus malam hari pukul 9:27 meluncurkan pengumuman terkait kondisi terbaru berkenaan dengan kawasan laut dan udara di sekitar Taiwan. Pihak Angkatan Bersenjata Daratan Tiongkok atau TPR telah mengutus 7 kali pesawat tempur jenis Firebird J-10, 6 kali pesawat Firebird J-11, 10 kali pesawat Firebird J-16, 24 kali pesawat Sukhoi Su-30, 1 kali pesawat Shaanxi Y-8, 1 kali pesawat Shaanxi Y-8 ASW, total 49 pesawat tempur.
Angkatan Udara menjelaskan jika sikap antisipasi yang telah dipersiapkan meliputi peluncuran pesawat pengintai musuh, melakukan pengusiran dan pemantauan anti rudal.
Semasa ini, pihak MND pada hari Jumat malam pukul 7 mengumumkan jika hingga pukul 5 sore, total ada 68 pesawat utusan TPR, 13 buah kapal selam yang terus melakukan operasi di sekeliling pulau Taiwan, menginjak melewati batasan garis tengah Selat Taiwan, yang mana jelas telah sangat merusak kondisi perdamaian Selat Taiwan. Pihak MND sendiri juga telah memadukan sistem pengintai, memastikan kondisi musuh dan melakukan tindakan pengusiran terhadap musuh. Selain itu juga mengutus satuan tentara, kapal induk Angkatan Laut dan juga memastikan sistem rudal pantai.
Pihak MND menyebutkan jika pihak RRT terus melakukan pelanggaran garis perbatasan di Selat Taiwan, mengganggu lalu lintas laut dan udara di sekeliling Taiwan. Pihak MND mengutuk kertas sikap yang dilakukan oleh RRT. Untuk itu MND akan menjalankan tugas pengamanan negara seutuhnya, memastikan keberlangsungan jalannya demokrasi dan kebebasan yang dimiliki oleh masyarakat Taiwan.