History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenhan: Situs Mendapat Serangan, Pemantauan Perlu Ditingkatkan

  • 04 August, 2022
  • 鄭蕙玲
Kemenhan: Situs Mendapat Serangan, Pemantauan Perlu Ditingkatkan
Kemenhan: Situs Mendapat Serangan, Pemantauan Perlu Ditingkatkan (foto: unsplash)

(Taiwan, ROC) Berkaitan dengan situs resmi Kemenhan kemarin malam (3/8) yang tidak dapat ditelusuri, pada hari Kamis ini (4/8) Kemenhan merespons,pihaknya kemarin malam memantau jaringan informasi mulai pukul 23 lewat 4 menit, secara berturut-turut mengalami serangan penolakan layanan secara terdistribusi (DDoS), pukul 23 lewat 27 menit dikarenakan network traffic berlebihan menyebabkan jaringan layanan terputus, setelah melakukan pembersihan network traffic dan pemblokiran stasiun repeater, kemudian pada tanggal 4 Agustus pukul 00:30 menit baru situs resmi baru pulih kembali.

Kemenhan mengatakan, Pusat Manajemen Perlindungan Keamanan Kementerian Pertahanan berlanjut meningkatkan pemantauan, dan berkoordinasi dengan setiap unit pemerintahan Yuan Eksekutif guna menjaga keamanan informasi Kemenhan secara menyeluruh.

Situs Istana Kepresidenan pada tanggal 2 Agustus sempat mendapat serangan luar DDoS, network traffic mencapai 200 kali lipat dibandingkan hari biasa, ditangani selama 20 menit baru dapat beroperasi kembali dengan normal. Istana Kepresidenan pada saat tersebut menyampaikan, menghadapi pihak asing melakukan serangan operasi informasi secara kompleks, setiap unit pemerintahan akan berlanjut meningkatkan pemantauan guna menjaga keamanan informasi nasional dan menjaga kestabilan operasional infrastruktur utama.

Pusat Komando Pertahanan Kinmen pada hari Kamis ini menyampaikan, Kinmen dan kawasan Beiding kemarin malam dilintasi pesawat yang tidak jelas 2 kali, setelah dianalisa adalah pesawat tak berawak, sesuai dengan standar prosedur maka militer menembakan sinyal peringatan untuk mengusir dan tetap siaga.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi tidak gentar dengan ancaman pemerintah Beijing tetap melakukan kunjungan ke Taiwan, setelah Newt Gingrich pada 1997, ini menjadi kunjungan pimpinan tinggi ke Taiwan. Pemerintah Beijing mengecam keras dan mengumumkan 4-7 Agustus pihaknya akan menjalani latihan militer di perairan dan udara sekitar Taiwan, maka situasi tegang di selat Taiwan semakin meninggi.

Komando Pusat Pertahanan Kinmen mengeluarkan pers rilis menyampaikan, pihaknya akan mengawasi dan mengintai untuk memantau situasi keamanan sekitar, sementara markas, fasilitas dan peralatan akan dikamuflase, telah siap menanggapi segala situasi darurat, meminta masyarakat tetap bersikap tenang. Mayjen Chang Zone-sung (張榮順) selaku komandan Pertahanan Kinmen menyampaikan, pulau Kinmen dan Beiding kemarin malam sekitar pukul 9 dan 10, radar mendeteksi 2 kali pesawat tidak jelas melintasi udara Taiwan dengan ketinggian 2000 meter; setelah diteliti adalah kapal tak berawak, kemudian sesuai dengan standar operasional maka pihaknya menembakkan sinyal peringatan untuk mengusir pesawat tak berawak dan tetap siaga menjaga keamanan, setelah dipantau pesawat tak berawak terbang mengarah ke RRT.

Mayjen Chang Zone-sung mengatakan, pertama kali markas pertahanan Kinmen menembakkan sinyal peringatan.

Komentar

Terbarumore