(Taiwan, ROC) Kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan menjadi sorotan dunia, usai perjalanan ke Taiwan, Nancy Pelosi kembali mengulang pernyataan bahwa menekankan RRT tidak dapat menghalangi pimpinan dunia atau siapapun berkunjung ke Taiwan, menyampaikan secara terbuka salut dengan perkembangan demokrasi di Taiwan. Saat bersamaan Nancy Pelosi (4/8) merilis video yang berkonten, perspektif Pelosi dan perjalanan di Taiwan, ada sejumlah media dan masyarakat yang menyambut kedatangannya, Nancy Pelosi menegaskan ini menandakan AS berpihak pada upaya demokrasi dan HAM yang diterapkan di Taiwan selama ini.
Selain Nancy Pelosi yang menyampaikan tujuan kunjungan ke Taiwan, saat meninggalkan Taiwan dalam situs resminya juga mengatakan, “Berkunjung ke Taiwan untuk mendengar, belajar dan menunjukkan dukungannya untuk masyarakat Taiwan”, menekankan masyarakat Taiwan menciptakan tunas sistem demokrasi yang kuat, yang menjadi kebebasan dan bagian yang paling terbuka di dunia.
Nancy Pelosi mengatakan, “Taiwan adalah tempat yang istimewa, mitra penting untuk perdamaian dan keamanan, pemimpin global untuk dinamika ekonomi, menjadi percontohan tata kelola pemerintahan yang demokratis”, dalam kunjungannya kali ini menekankan Taiwan memiliki banyak keunggulan dalam 3 aspek tersebut. Dalam sektor keamanan, Kongres AS akan berlanjut membantu Taiwan menghadapi agresi dan membela kebebasan Taiwan; sektor ekonomi menyampaikan CHIPS and Science Act akan memperdalam kerja sama bermanfaat, mendukung pencapaian kerangka ekonomi abad 21; dalam sektor tata kelola pemerintahan, memuji tindakan pencegahan pandemi Taiwan yang sukses dan menduduki peringkat tinggi di dunia.
Pihaknya akan memprioritaskan kerja sama ini mencakup kerja sama mengatasi perubahan iklim, yang menjadi persyaratan komitmen keamanan bersama yang diperlukan, namun yang disesalkan adalah bantahan dari RRT membuat Taiwan terabaikan dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan organisasi dunia lainnya, walaupun mereka berhasil menghadang utusan Taiwan untuk bergabung dalam forum dunia, akan tetapi tidak mampu menghalangi kunjungan pimpinan dunia atau siapapun ke Taiwan, salut dengan demokrasi yang terus berkembang, banyak kesuksesan yang menonjol serta menegaskan berlanjut mengupayakan kerja sama.”
Nancy Pelosi kembali menegaskan, kemitraan AS yang didasarkan pada demokrasi dan dukungan parpol Republik dan Kongres Nasional tidak pernah tergoyahkan. Kini AS dan masyarakat Taiwan bersatu padu, karena pihaknya mendukung demokrasi dan melawan tirani di kawasan dan seluruh dunia.