(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan RRT mengecam kunjungan delegasi Taiwan ke Praha, Ibukota Republik Ceko, Perdana Menteri Ceko Petr Fiala mengungkapkan bantahannya, Republik Ceko memiliki hak untuk menjalin hubungan dengan siapa dan negara mana saja.
Dalam laporan Radio Prague International, Perdana Menteri Ceko Petr Fiala mengemukakan, Republik Ceko menjunjung kebijakan satu Tiongkok dari pemerintah RRT, dan tertarik untuk menjalin hubungan normal dengan RRT, tetapi Republik Ceko adalah negara berdaulat, para politikus pemerintah Ceko dapat dengan bebas memutuskan sendiri dengan siapa menjalin hubungan mereka.
Kedutaan Besar RRT untuk Phara dalam penjelasan yang dikeluarkan pada tanggal 20 Juli kemarin mengemukakan, “Parlemen Republik Ceko dengan mengabaikan posisi dari RRT dan bersikeras mengundang aktivis “Taiwan Merdeka” You Si-kun (游錫堃) untuk berkunjung ke Ceko, mengikuti kegiatan separatis Taiwan merdeka dari politikus Ceko, hal ini melanggar landasan politik hubungan antara Republik Ceko dengan RRT, untuk itu mengecam dan menentang keras tindakan yang menginjak norma-norma dasar hubungan internasional.
You Si-kun yang memimpin rombongan delegasi Yuan Legislatif dan tiba di Praha, Ibukota Repbulik Ceko pada tanggal 18 Juli 2022, dalam kunjungan 3 hari ini You Si-kun sempat memberikan ceramah di Parlemen Ceko dengan tajuk “Anda dapat merusak bunga tetapi tidak dapat menghalangi datangnya musim semi”, menekankan bahwa Taiwan akan terus berupaya keras dengan negara yang memiliki kesepahaman serupa, bersama sama mengembangkan dan memperkokoh kebebasan demokrasi dan Hak Asasi Manusia, bersikeras melawan segala bentuk otoritarianisme global.
You Si-kun yang bertemu dengan Kepala Chamber of Deputies of the Czech Republic, Marketa Pekarova Adamova bersamaan dengan itu juga mengunjungi makam alm. Mantan Kepala Senat Ceko, Jaroslav Kubera untuk memberikan penghormatan dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan bagi Taiwan.