History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bicara Tentang Taiwan, Menlu Australia: Tidak Mendukung Perubahan Status Quo Sepihak

  • 07 July, 2022
  • 鄭蕙玲
Bicara Tentang Taiwan, Menlu Australia: Tidak Mendukung Perubahan Status Quo Sepihak
Menlu Australia Penny Wong (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) -- Menteri Luar Negeri Australia yang baru, Penny Wong saat memberikan ceramah di sebuah acara Singapura pada tanggal 6 Juli 2022, ketika ditanyakan mengenai isu Taiwan, ia menyampaikan bahwa pemerintah Australia tetap tidak mendukung segala tindakan yang berupaya untuk mengubah situasi sekarang ini, dan merasa yakin banyak negara mitra lainnya yang sependapat dengan ini.

Penny Wong yang juga menemui Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Lawrence Wong (黃循財), Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, pada tanggal 6 Juli, dan pada malam harinya turut dalam ajang pertukaran pendapat bertajuk kebijakan “Australia, ASEAN dan Asia Tenggara” yang diselenggarakan oleh “International Institute for Strategic Studies/IISS” dari Think Tank Inggris.

Untuk topik Taiwan, Penny Wong menyampaikan, pemerintah Australia tetap tidak mendukung segala tindakan yang berupaya untuk mengubah situasi sekarang ini, “Saya yakin ini juga selaras dengan negara-negara sekawasan dan negara mitra lainnya.”

Selain itu Penny Wong juga berceramah tentang janji ASEAN centrality. Baik di sektor perdagangan, kelautan dan kegiatan kemiliteran dapat dipastikan dengan saling berkoordinasi dan saling mematuhi tatanan maka akan sangat bermanfaat bagi pembangunan ekonomi Asia Tenggara.

Ia mengemukakan, situasi Myanmar, perang Rusia-Ukraina menjadi faktor yang memengaruhi ASEAN centrality. Dalam organisasi internasional ada kepemimpinan atau negara yang bisa memengaruhi Rusia, seperti RRT menjadi bagian penting untuk memberikan pengaruhnya.

Penny Wong menambahkan, negara-negara di kawasan sedang menyoroti reaksi pemerintah Beijing terhadap situasi Ukraina, serta tindakan yang dilakukan oleh RRT dalam memperluas kebijakan strategisnya. Akan tetapi apapun yang dipilih oleh RRT, pihak kami bisa menentukan pilihan sendiri. Ia menyerukan kepada negara ASEAN, geopolitik global di ranah internasional yang didominasi negara kuat, peranan kami sangat penting untuk stabilitas, perdamaian dan mempertahankan norma yang stabil.

Komentar

Terbarumore